Pemkot Tarakan Serahkan Bantuan Pasca Bencana kepada Warga Terdampak
- 27 Agt 2026 16:59 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN : Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menyerahkan bantuan stimulan pasca bencana dan hibah bantuan sosial pendanaan kebijakan kesejahteraan rakyat kepada warga terdampak bencana sebagai wujud kepedulian.
Penyerahan simbolis diserahkan langsung Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes kepada warga terdampak di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (27/8/2026).
Pemkot Tarakan menyerahkan bantuan berupa bahan meterial kepada 30 warga terdampak tanah longsor yang terjadi beberapa bulan terakhir dengan total anggaran Rp150 juta. Selain itu, Pemkot Tarakan juga menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai kepada 19 warga korban kebakaran. Setiap warga menerina Rp1,5 juta. Total anggaran yang disiapkan Rp31 juta.
Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul menyampaikan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga meski tidak bisa menggantikan sepenuhnya kerugian yang dialami.
“Dan juga mungkin tidak bisa menggantikan, tapi mengurangi kesulitan Bapak-Ibu semua. Dan tentu kami berharap dan berdoa, mempertahankan tindakan yang lebih banyak lagi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, Yonsep menjelaskan, bantuan stimulan senilai Rp150 juta ini khusus diberikan kepada penyintas bencana longsor. Bentuk bantuan berupa material bangunan seperti papan, belok dan paku.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pemasangan turap dinilai efektif menekan potensi longsor berulang. “Yaitu bantuan stimulan ini diberikan kepada penyintas terhadap longsor. Penerimanya 30. Bahan-bahannya terdiri dari kayu, papan, balok dan paku. Digunakan masyarakat untuk memasang turap supaya menghambat lajunya longsor, " jelas Yonsep.
“Berdasarkan pengalaman sebelumnya efektif, malah longsornya menurun. Yang biasanya berulang-ulang sekarang berkurang,” imbuhnya.
Yonsep juga menyampaikan, Pemkot Tarakan telah menganggarkan dana tambahan sebesar Rp300 juta dalam anggaran perubahan akhir tahun untuk mengantisipasi bencana serupa.
“Karena kita nanti ada lagi di akhir tahun, disediakan juga dalam anggaran perubahan oleh Pak Wali senilai 300 juta untuk mengantisipasi. Kalau sekarang ini Rp150 juta,” pungkas Yonsep. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....