Keluhan Internet Telkomsel Menguat, DKIP Bulungan Desak Penguatan BTS & Kapasitas
- 10 Jun 2026 10:36 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Keluhan masyarakat terkait kualitas internet Telkomsel yang kerap lambat dan tidak stabil di sejumlah wilayah Kabupaten Bulungan akhirnya mendapat perhatian serius.
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DKIP) Bulungan memanggil PT Telkom Kalimantan Utara dalam pertemuan yang juga melibatkan KNPI Bulungan dan BEM Universitas Kaltara.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat jaringan internet pada sejumlah titik yang selama ini menjadi sumber keluhan masyarakat.
Langkah ini dinilai mendesak mengingat gangguan konektivitas telah berdampak pada aktivitas warga, mulai dari komunikasi, pendidikan, pelayanan publik hingga kegiatan ekonomi digital.
Kepala DKIP Bulungan, Yunus Luat mengungkapkan, hasil evaluasi bersama Telkom menunjukkan salah satu persoalan utama terletak pada ketidakseimbangan antara kapasitas infrastruktur telekomunikasi dengan jumlah pengguna yang terus meningkat.
"Jumlah pelanggan terus bertambah, sementara kapasitas BTS di beberapa wilayah sudah mulai terbebani. Ketika pengguna melebihi kapasitas yang tersedia, kualitas layanan otomatis menurun dan masyarakat merasakan internet menjadi lambat maupun tidak stabil," ujar Yunus.
Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 78 BTS yang melayani wilayah Bulungan.
Namun angka tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan layanan data yang meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
"Kondisi ini menjadi catatan penting. Infrastruktur yang ada harus terus diperkuat agar mampu mengikuti peningkatan trafik penggunaan internet masyarakat," katanya.
Yunus menjelaskan, dalam pertemuan tersebut pihak Telkom menyatakan komitmen untuk melakukan optimalisasi jaringan dan meningkatkan kapasitas layanan pada sejumlah lokasi yang selama ini sering mengalami gangguan sinyal maupun penurunan kecepatan akses internet.
"Kami meminta agar langkah perbaikan tidak berhenti pada evaluasi saja. Ada komitmen untuk melakukan penguatan jaringan pada titik-titik yang selama ini paling banyak dikeluhkan masyarakat," tegasnya.
Ia menilai persoalan internet tidak lagi bisa dianggap sebagai kebutuhan pelengkap.
Di era digital saat ini, konektivitas yang stabil telah menjadi kebutuhan dasar yang menopang berbagai sektor kehidupan masyarakat.
"Hampir seluruh aktivitas sekarang bergantung pada internet. Mulai dari belajar, bekerja, pelayanan pemerintahan, transaksi usaha hingga pelaksanaan kegiatan daerah. Karena itu kualitas jaringan harus menjadi perhatian bersama," ujarnya.
DKIP Bulungan juga meminta agar penguatan jaringan dapat direalisasikan dalam waktu dekat sehingga masyarakat tidak terus-menerus menghadapi gangguan layanan, terutama saat berlangsung kegiatan berskala besar yang membutuhkan dukungan internet berkapasitas tinggi.
"Kami berharap masyarakat segera merasakan dampak nyata dari hasil pertemuan ini. Yang dibutuhkan warga bukan hanya janji perbaikan, tetapi jaringan yang benar-benar stabil dan dapat diandalkan," kata Yunus.
Ke depan, Pemkab Bulungan memastikan akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan bersama penyedia layanan telekomunikasi guna memastikan kualitas akses internet di seluruh wilayah semakin merata.
Menurut Yunus, kolaborasi antara pemerintah daerah, operator telekomunikasi, organisasi kepemudaan dan kalangan akademisi menjadi kunci untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap layanan digital yang semakin tinggi.
"Transformasi digital tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan infrastruktur yang memadai. Karena itu kami akan terus mendorong agar penguatan jaringan segera diwujudkan sehingga masyarakat Bulungan memperoleh layanan internet yang lebih cepat, stabil dan merata," pungkasnya. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....