Investasi Bulungan Melonjak Rp10 Triliun dalam Tiga Bulan, Bidik Lampaui Target
- 10 Jun 2026 10:35 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Arus investasi yang masuk ke Kabupaten Bulungan terus menunjukkan tren positif.
Hanya dalam tiga bulan pertama tahun 2026, realisasi investasi telah menembus angka sekitar Rp10 triliun atau lebih dari 70 persen dari target investasi daerah yang ditetapkan sepanjang tahun.
Capaian tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap Bulungan, terutama di tengah percepatan pembangunan berbagai proyek strategis dan pengembangan kawasan industri di wilayah tersebut.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengungkapkan bahwa target investasi Kabupaten Bulungan pada 2026 sebesar Rp14 triliun, sementara target yang dibebankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mencapai Rp16 triliun.
“Per akhir triwulan pertama, realisasi investasi di Bulungan sudah berada di kisaran Rp10 triliun. Angka ini berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA),” kata Syarwani.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa Bulungan semakin dilirik sebagai daerah tujuan investasi yang menjanjikan.
Kehadiran proyek-proyek besar, termasuk pengembangan kawasan industri dan sektor pendukung lainnya, dinilai menjadi faktor pendorong meningkatnya minat investor.
“Ini menunjukkan kepercayaan dunia usaha terhadap Bulungan terus meningkat. Berbagai investasi yang berjalan saat ini tidak hanya membawa modal, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi daerah,” ujarnya.
Syarwani menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin momentum pertumbuhan investasi ini terhambat oleh persoalan birokrasi.
Karena itu, Pemkab Bulungan terus melakukan pembenahan pelayanan publik, khususnya di sektor perizinan.
“Kami berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Bulungan. Pelayanan perizinan harus cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum sehingga investor merasa nyaman menjalankan usahanya,” tegasnya.
Ia menjelaskan, investasi memiliki dampak langsung terhadap pembangunan daerah.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi juga berperan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat daya saing daerah.
“Capaian sekitar Rp10 triliun pada triwulan pertama ini sudah melampaui 70 persen dari target daerah. Ini menjadi modal yang sangat baik untuk mengejar bahkan melampaui target investasi hingga akhir tahun,” jelasnya.
Dengan sejumlah proyek strategis yang masih berjalan dan potensi masuknya investasi baru dalam beberapa bulan ke depan, Pemkab Bulungan optimistis realisasi investasi 2026 akan terus bertambah signifikan.
“Kami berharap investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Yang paling utama adalah terbukanya kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal, tumbuhnya usaha-usaha pendukung, dan semakin cepatnya pembangunan daerah,” katanya.
Syarwani menegaskan, besarnya nilai investasi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pembangunan. Menurutnya, investasi harus mampu menciptakan efek berganda yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar angka investasi yang besar. Yang kami inginkan adalah investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Bulungan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....