Ratusan ASN Pensiun, Bulungan Hadapi Krisis SDM di Tengah Tuntutan Pembangunan
- 07 Jun 2026 11:58 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Pemerintah Kabupaten Bulungan menghadapi tantangan serius dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah akibat berkurangnya jumlah aparatur sipil negara (ASN) dalam beberapa tahun terakhir.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengungkapkan sedikitnya 149 ASN di lingkungan Pemkab Bulungan telah memasuki masa purna tugas dalam dua tahun terakhir.
Kondisi tersebut menjadi tekanan tersendiri bagi pemerintah daerah yang harus tetap memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal di tengah keterbatasan sumber daya manusia.
“Ini menjadi tantangan besar bagi daerah. Jumlah ASN terus berkurang karena memasuki masa pensiun, sementara kebutuhan pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan optimal,” tegas Syarwani.
Menurutnya, persoalan SDM tidak hanya menyangkut kualitas aparatur, tetapi juga jumlah personel yang tersedia untuk melayani masyarakat.
Tantangan tersebut semakin terasa mengingat luas wilayah Kabupaten Bulungan mencapai sekitar 13 ribu kilometer persegi yang meliputi 10 kecamatan, 74 desa dan kelurahan, serta melayani lebih dari 170 ribu penduduk.
Dengan cakupan wilayah yang luas dan kebutuhan pelayanan yang terus meningkat, pemerintah daerah dituntut bekerja lebih efektif meski jumlah aparatur semakin terbatas.
Di sisi lain, keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat Pemkab Bulungan belum dapat membuka rekrutmen CPNS secara besar-besaran.
Pemerintah harus menjaga keseimbangan antara belanja pegawai dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, serta program-program strategis lainnya.
“Ketika belanja pegawai terus meningkat, tentu ada sektor lain yang harus dikurangi. Sementara pemerintah juga memiliki kewajiban menyediakan anggaran pembangunan dan pelayanan publik bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Bulungan saat ini mengandalkan kolaborasi antara ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai ujung tombak pelayanan publik.
Keberadaan PPPK dinilai menjadi kekuatan penting dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan di tengah berkurangnya jumlah ASN akibat pensiun.
Bupati berharap seluruh ASN dan PPPK terus memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga semangat pengabdian guna memastikan program pembangunan tetap berjalan sesuai target.
"Tantangan keterbatasan SDM ini hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi seluruh elemen. Mulai dari ASN aktif, PPPK, hingga para purnatugas yang selama ini telah mengabdikan diri bagi kemajuan Kabupaten Bulungan," pungkasnya. (rln/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....