Bulungan Tanpa Rekrutmen CPNS, Syarwani Dorong Kolaborasi ASN

  • 28 Apr 2026 14:10 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memastikan tidak membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini.

Kebijakan tersebut diambil dengan fokus memperkuat kolaborasi antara Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guna menjaga kinerja pemerintahan tetap optimal.

Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan bahwa dalam hampir dua tahun terakhir, Pemkab Bulungan memang tidak melakukan penerimaan CPNS.

Kondisi tersebut menjadi dasar untuk memaksimalkan potensi aparatur yang ada saat ini.

“Dalam kurang waktu dua tahun terakhir, Bulungan zero penerimaan CPNS. Termasuk tahun ini, kita tidak melakukan penerimaan CPNS. Kita ingin memaksimalkan bagaimana keberadaan PPPK benar-benar bisa mensupport dan bersinergi dengan PNS di lingkup Pemkab Bulungan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, tantangan ke depan cukup besar, mengingat hingga tahun 2027 mendatang diperkirakan sekitar 149 ASN akan memasuki masa pensiun. Baik dari jabatan fungsional maupun struktural.

“Meskipun sebenarnya tahun ini hingga 2027 tidak kurang ada sekitar 149 yang pasti akan pensiun, baik yang fungsional maupun struktural,” jelasnya.

Namun demikian, Syarwani melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk mengoptimalkan peran PPPK dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan, meski tidak secara formal mengisi jabatan yang kosong.

“Saya punya keyakinan, bahwa ini peluang juga bagi PPPK. Kalau pun tidak secara formal mengisi, paling tidak dalam tugas keseharian itu bisa dijalankan fungsi-fungsi jabatan yang lowong dan kosong,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan, pemerintah pusat melalui Kementerian PAN-RB sebenarnya telah membuka opsi melalui edaran terkait pengadaan ASN.

Namun, Pemkab Bulungan tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan daerah, khususnya dari sisi pembiayaan.

“Kita sebenarnya ada penawaran yang disampaikan melalui edaran dari Menpan RB, namun kita juga harus mengukur kemampuan kita. Dengan kondisi yang ada, terutama yang berkaitan dengan pembiayaan, sehingga kita memaksimalkan tenaga yang ada hari ini dan dukungan PPPK,” ungkapnya.

Secara kuantitas, lanjutnya, kondisi tanpa rekrutmen tentu berdampak terhadap jumlah ASN, terlebih setiap tahun ada pegawai yang pensiun.

Di sisi lain, rekrutmen tenaga baru, baik CPNS maupun PPPK, juga tidak dilakukan.

“Secara kuantitas pasti berpengaruh, karena setiap tahun ada yang pensiun, tapi di sisi lain kita tidak merekrut tenaga baru, termasuk PPPK juga tidak ada. Tapi bagaimana tenaga yang ada hari ini benar-benar bisa dioptimalkan,” katanya.

Saat ini, total PNS dan PPPK di lingkungan Pemkab Bulungan mencapai sekitar 5.000 orang. Dengan jumlah tersebut, Syarwani optimistis kolaborasi yang kuat antaraparatur mampu menjaga stabilitas pelayanan publik.

“Kita harapkan tenaga PNS dan PPPK yang ada di lingkup Pemkab Bulungan sekitar 5.000 orang ini benar-benar bisa bekerja maksimal, saling mendukung, sehingga roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik,” tuturnya. (rln)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....