TKA Digital Disorot, Jadi Peta Mutu Pendidikan
- 27 Apr 2026 22:54 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Bupati Bulungan, Syarwani, meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran 2025/2026 jenjang SD/MI di SDN 001 Tanjung Selor.
Kehadiran orang nomor satu di Bulungan itu menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal mutu pendidikan sekaligus memastikan pelaksanaan ujian berbasis digital berjalan tanpa celah.
Didampingi jajaran Dinas Pendidikan, Syarwani memantau langsung siswa yang mengerjakan soal menggunakan Chromebook. Ia menilai, digitalisasi ujian menjadi langkah strategis untuk mendorong sistem evaluasi yang lebih objektif dan transparan.
“Hari ini kita melihat langsung anak-anak mengerjakan soal secara digital. Ini bagian dari transformasi pendidikan kita, namun perlu dipahami, TKA bukan faktor tunggal penentu kelulusan,” tegas Syarwani.
Menurutnya, TKA harus diposisikan sebagai instrumen pemetaan kualitas pendidikan, bukan sekadar rutinitas tahunan. Dengan data yang dihasilkan, pemerintah dan tenaga pendidik dapat mengidentifikasi kelemahan serta kekuatan dalam proses belajar mengajar. “Data ini penting untuk evaluasi. Kita ingin kebijakan pendidikan ke depan benar-benar berbasis kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Bulungan, pelaksanaan TKA jenjang SD/MI diikuti 3.138 siswa dari 145 sekolah negeri dan swasta. Sementara jenjang SMP/MTs diikuti 2.615 peserta dari 70 sekolah. Materi yang diujikan difokuskan pada literasi Bahasa Indonesia dan numerasi Matematika sebagai fondasi utama kompetensi siswa. “Literasi dan numerasi ini kunci. Kalau dua ini kuat, maka kemampuan lainnya akan mengikuti,” jelasnya.
Di sela peninjauan, Syarwani juga berdialog dengan sejumlah siswa yang tengah mengerjakan soal.
Ia mengapresiasi kesiapan dan ketenangan pelajar meski harus berpacu dengan waktu yang terbatas.
“Saya lihat anak-anak cukup tenang dan fokus. Ini menunjukkan kesiapan mereka sudah dibangun dengan baik oleh para guru,” katanya.
Pelaksanaan TKA SD/MI dijadwalkan berlangsung hingga 30 April 2026, dengan hasil yang akan diumumkan pada 24 Mei 2026 setelah melalui proses pengolahan.
Pemerintah daerah memastikan hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus rujukan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Bulungan.
“Harapan kita, TKA ini benar-benar menjadi peta mutu pendidikan yang akurat, sehingga setiap kebijakan yang diambil ke depan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas belajar siswa,” tutur Syarwani. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....