Atasi Pakan Mahal, Pemprov Fasilitasi Penyaluran Jagung Murah

  • 03 Apr 2026 10:53 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), berupaya menekan tingginya biaya pakan dengan memfasilitasi penyediaan jagung harga terjangkau bagi peternak.

Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) yang digelar Bidang Peternakan DPKP Kaltara, Bulog, asosiasi peternak dan kabupaten/kota secara luring maupun daring, Rabu (1/4/2026).

Kepala DPKP Kaltara, Ir. Heri Rudiono, M.Si., melalui Kepala Bidang Peternakan, Surianto Semuel menyampaikan forum ini bertujuan menyatukan langkah dalam mencari solusi atas tingginya harga pakan, khususnya usaha unggas petelur dan pedaging.

“Melalui rapat ini, disepakati adanya kemudahan bagi peternak untuk mendapatkan jagung dengan harga lebih terjangkau melalui Bulog,” katanya.

Ia menjelaskan penyaluran jagung akan dilakukan melalui asosiasi peternak agar distribusi lebih tepat sasaran. Asosiasi peternak akan menghimpun data kebutuhan jagung dari anggota di masing-masing daerah. Data tersebut kemudian disampaikan ke dinas kabupaten/kota dan diteruskan ke DPKP Provinsi Kaltara.

“Selanjutnya, data akan disampaikan ke Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk diteruskan ke Bulog pusat guna penetapan kebutuhan jagung di Kaltara,” bebernya.

Setelah itu, Bulog wilayah Kaltara akan menyalurkan jagung sesuai kebutuhan peternak di daerah.

Adapun harga jagung ditetapkan sebesar Rp6.400 per kilogram di gudang Bulog, atau Rp5.500 per kilogram jika diambil langsung dari petani. Peternak juga dapat memperoleh jagung melalui asosiasi dengan harga Rp5.500 per kilogram. “Dengan skema ini, diharapkan harga pakan bisa ditekan sehingga usaha peternak tetap berjalan,” tegasnya.

Upaya tersebut diharapkan bisa menjawab keresahan peternak terhadap tingginya harga jagung sekaligus menurunkan biaya produksi pakan yang berdampak pada stabilitas sektor peternakan di Kaltara. (dkisp/est)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....