Kehadiran di Atas 95 Persen, 4 ASN Tidak Hadir

  • 30 Mar 2026 19:02 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan -Tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan pada hari pertama masuk kerja pasca cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026), di atas 95 persen.

Pemkot Tarakan sendiri tidak menerapkan Work From Anywhere (WFA). ASN tetap diwajibkan masuk kerja seperti biasa.

Dari laporan absensi harian yang diterima Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tarakan, 4 ASN tidak masuk kerja karena izin masih di luar kota.

Hal itu akui Kepala BKPSDM Tarakan, dr. Joko Haryanto. Alasannya karena kehabisan tiket untuk kembali ke Tarakan di hari tersebut. "Jadi kemarin pada saat cuti bersama habis di hari Rabu, sudah aktif semua kantor-kantor di kota Tarakan. Termasuk jenis pelayanan publik semua sudah aktif, kehadiran juga sangat tinggi di atas 95%," ujarnya Senin (30/3/2026).

"Ada yang terlambat karena masih terkendala perjalanan di luar daerah. Jadi 4 orang jumlahnya," imbuhnya.

Terkait hal itu, mantan Direktur Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) ini memastikan sanksi disiplin teringan adalah pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Ada pun sanksi disiplin lainnya, Joko mengembalikan kepada mekanisme yang berlaku terkait disiplin ASN.

Selain itu, terdapat 490 ASN yang mengambil cuti saat Idul Fitri. Namun ia memastikan tugas mereka diselesaikan oleh ASN yang tetap bekerja. Ada juga 3 ASN yang tugas belajar di luar kota. Namun ia memastikan mereka tidak menimbulkan masalah karena telah mendapatkan izin.

Jumlah pegawai Pemkot Tarakan sendiri mencapai 3.856 orang. Terdiri dari 2.457 PNS dan 1.399 PPPK baik penuh waktu maupun paruh waktu. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....