Sekda Temukan ASN Bolos di Hari Pertama Kerja, Sidak Ungkap Layanan Belum Optimal
- 25 Mar 2026 18:07 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID.Tanjung Selor : Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, H. Risdianto, pada hari pertama masuk kerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026), menemukan masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang bolos tanpa keterangan.
Sidak yang menyasar sejumlah instansi pelayanan publik ini difokuskan untuk memastikan kedisiplinan ASN sekaligus mengevaluasi kesiapan layanan kepada masyarakat pascalibur panjang.
Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya Kantor Kesbangpol, Disdukcapil, Mal Pelayanan Publik (MPP), Sekretariat DPRD, Puskesmas Tanjung Selor, hingga Rumah Sakit Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (RSDSS).
“Hari pertama kerja ini kami ingin memastikan seluruh ASN sudah kembali aktif dan pelayanan berjalan normal. Namun, masih ditemukan pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan,” ujar Risdianto.
Temuan paling mencolok berada di Sekretariat DPRD Bulungan, di mana tercatat tiga ASN tidak hadir tanpa alasan yang jelas.
Terhadap pelanggaran tersebut, Sekda menegaskan akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku, termasuk pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP).
Meski demikian, di beberapa instansi lain ketidakhadiran pegawai masih dapat dipertanggungjawabkan.
Di Kantor Kesbangpol, satu ASN tidak masuk karena sakit dan disertai surat dokter, sementara di Disdukcapil terdapat pegawai yang sedang menjalani cuti melahirkan.
Sekda juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bulungan tidak menerapkan kebijakan work from home (WFH) maupun work from anywhere (WFA), sehingga seluruh ASN wajib hadir dan memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.
“Pelayanan publik adalah prioritas. Tidak ada alasan untuk tidak masuk kerja tanpa keterangan yang jelas,” tegasnya.
Selain persoalan kedisiplinan ASN, sidak juga mengungkap bahwa pelayanan di Mal Pelayanan Publik belum sepenuhnya optimal.
Sejumlah tenant, khususnya dari unsur kementerian/lembaga, masih belum membuka layanan karena kebijakan internal seperti WFA.
Tak hanya itu, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) juga terpantau belum maksimal dalam memberikan pelayanan, bahkan ada yang belum membuka layanan pada pagi hari.
“Pelayanan itu dimulai sejak pagi. Ini menjadi catatan penting dan harus segera diperbaiki,” ujarnya.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Puskesmas Tanjung Selor dan RSDSS dipastikan sudah kembali berjalan normal tanpa kendala berarti.
Secara umum, tingkat kehadiran ASN dinilai cukup baik, namun Sekda menegaskan evaluasi akan terus dilakukan, terutama untuk meningkatkan disiplin pegawai dan memastikan pelayanan publik benar-benar optimal.
“Kami tidak ingin ada celah dalam pelayanan kepada masyarakat. Disiplin ASN harus ditegakkan,” pungkasnya. (rln/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....