Belajar ke Jember, Bulungan Perkuat Perkebunan Kopi-Kakao

  • 04 Mar 2026 19:41 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Pemerintah Kabupaten Bulungan mulai mematangkan langkah transformasi sektor perkebunan dengan menjadikan kopi dan kakao sebagai tumpuan baru penggerak ekonomi desa.

Upaya ini ditegaskan Wakil Bupati Bulungan, Kilat, sebagai bagian dari strategi memperkuat kesejahteraan petani melalui pendekatan berbasis riset dan teknologi.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah telah melakukan kunjungan kerja ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kunjungan tersebut bertujuan menggali referensi sekaligus memperdalam strategi pengembangan komoditas kopi dan kakao yang lebih terarah maupun berbasis inovasi.

“Kami ingin memperkuat strategi agar pengembangan kopi dan kakao di Bulungan benar-benar terencana dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Kilat, belum lama ini.

Rombongan terdiri dari jajaran Dinas Pertanian Bulungan bersama Kepala Desa Long Buang memperoleh pemaparan komprehensif mengenai varietas unggul, teknik budidaya modern, sistem pengendalian hama terpadu, hingga manajemen pascapanen yang berorientasi pada mutu dan nilai tambah produk.

Menurut Kilat, pendekatan pengembangan komoditas saat ini tidak lagi cukup hanya berfokus pada perluasan lahan tanam. Peningkatan kualitas produksi, efisiensi pengolahan, serta perluasan akses pasar menjadi kunci agar petani mampu bersaing.

“Ke depan, kita dorong petani tidak berhenti pada penjualan bahan mentah. Harus ada proses hilirisasi supaya produk memiliki nilai tambah dan harga jual lebih baik,” tegasnya.

Ia mengungkapkan hasil studi akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam merumuskan kebijakan pengembangan kopi dan kakao, termasuk di kawasan pedalaman yang memiliki potensi agroklimat yang mendukung.

Pemkab Bulungan pun optimistis, dengan penguatan tata kelola dari hulu hingga hilir, sektor perkebunan kopi dan kakao dapat tumbuh lebih modern, produktif, serta berkelanjutan. “Kami yakin sektor perkebunan, khususnya kopi dan kakao, bisa menjadi salah satu pilar utama penguatan ekonomi daerah,” tuturnya. (rln/sti)

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....