Selama Ramadan, Disdik Rubah Jam Belajar Siswa
- 24 Feb 2026 15:55 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Dinas Pendidikan merubah jam belajar siswa selama Ramadan 1447 Hijriyah. Seperti jam masuk sekolah yang dimulai pukul 08.00 Wita.
Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha. Kebijakan tersebut sudah dimulai sejak masuk sekolah pasca di cuti bersama pada Senin (23/2/2026).
Selain jadwal masuk sekolah yang berubah, waktu setiap mata pelajaran juga dikurangi 15 menit.
"Kalau mengikuti jadwal hari kerja jam 08.00 sampai jam 02.00," ujar Tamrin Toha, Selasa (24/2/2026).
"Kalau waktu pembelajaran biasanya dikurangi 15 menit. Kalau tadinya satu jjam pembelajaran 45 menit, sekarang tinggal 30 menit," imbuhnya.
Adapun untuk mata pelajaran, menurut Tamrin Toha, lebih difokuskan pada peningkatan iman dan taqwa. Seperti melaksanakan pesantren kilat. Sedangkan siswa non muslim menyesuaikan dengan agamanya masing-masing.
"Khusus bulan Ramadan ini kita fokuskan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Makanya lebih banyak fokus pada misalnya pesantren kilat membaca Alquran, salat termasuk kajian-kajian," tutur Tamrin Toha.
Ia mengungkapkan jadwal pembelajaran selama Ramadan berlangsung hingga 14 Maret. Setelah itu masuk libur sekolah dan cuti bersama hari Raya Idul Fitri pada 16-28 Maret. Siswa baru masuk sekolah pada 30 Maret.
Terpisah, Kepala SMP Negeri 2 Tarakan, Abdul Rahman mengaku minggu pertama pasca cuti bersama pihaknya memberikan pembekalan iman dan taqwa melalui pesantren kilat kepada siswa.
Sedangkan untuk pembelajaran umum dimulai pada Senin, 2 Maret. Namun diawali dengan Tadarus Alquran bagi muslim selama satu jam. "Alhamdulillah sesuai surat edaran Dinas Pendidikan terkait sistem pembelajaran selama Ramadan jadi selama enam hari ini mulai Senin sampai Sabtu, SMP 2 mengadakan Pesantren Ramadan," katanya. (Rajab/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....