Aplikasi MOOC dan PK Bankom, Solusi Belajar Digital bagi ASN IMIPAS
- 03 Mei 2026 14:24 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) kini tengah gencar mengoptimalkan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui platform digital. Inovasi ini memungkinkan para pegawai untuk belajar kapan saja dan di mana saja hanya dengan menggunakan gawai dan koneksi internet, tanpa harus selalu terpaku pada pembelajaran konvensional di dalam kelas.
Kepala Pusat Pengembangan dan Penilaian Kompetensi BPSDM IMIPAS, Pujo Harinto, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi bagi ASN adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar lagi. Menurutnya, pembelajaran merupakan instrumen vital dalam mencetak aparatur yang profesional dalam menjalankan tugas negara.
"Terkait dengan pembelajaran itu sudah seperti NKRI harga mati, enggak bisa ditawar lagi. Ini merupakan bagian paling penting dalam proses kita sebagai PNS," ujar Pujo dalam sebuah bincang-bincang di Jakarta.
Salah satu platform unggulan yang disediakan adalah MOOC atau Massive Open Online Course. Melalui laman resmi mooc.kemenimipas.go.id, para ASN dapat melakukan pembelajaran secara mandiri sesuai dengan minat dan kebutuhan tugas mereka, mulai dari masalah keimigrasian hingga penanganan pengungsi. Sistem ini juga dilengkapi dengan ujian daring, dimana peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat yang secara otomatis terintegrasi dengan sistem Star ASN untuk rekam jejak karier mereka.
Selain pembelajaran mandiri, terdapat pula skema PK Bankom (Pengembangan Kompetensi melalui Bang Kom) yang ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan organisasi. Melalui aplikasi ini, setiap pimpinan di tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT) maupun Kantor Wilayah berkewajiban memetakan celah kompetensi (gap) anak buahnya dan mengusulkan pelatihan yang relevan. Berbeda dengan MOOC yang bersifat mandiri, PK Bankom dilakukan berdasarkan perencanaan organisasi, baik secara daring maupun luring, dengan narasumber yang telah diverifikasi oleh BPSDM.
Pujo juga menjelaskan bahwa aplikasi PK Bankom dapat diakses melalui bangkom.kemenimipas.go.id. Melalui sistem ini, seluruh riwayat pelatihan, mulai dari materi, pengajar, hingga jumlah jam pelajaran (JP), akan terdata dengan rapi dan transparan. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki sistem pelacakan pengembangan kompetensi yang sebelumnya seringkali tidak terdokumentasi dengan baik setelah kegiatan bimbingan teknis (bimtek) selesai dilakukan.
Sebagai penutup, Pujo berpesan agar seluruh ASN di lingkungan Kementerian IMIPAS tetap proaktif dan tidak malas dalam meningkatkan kapasitas diri. Dengan kemudahan akses yang telah disediakan, belajar kini menjadi tanggung jawab pribadi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Untuk menjadi profesional, syaratnya hanya satu: belajar dan terus belajar. Manfaatkan aplikasi yang sudah ada, baik untuk keinginan pribadi maupun organisasi," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....