Tekan Inflasi Tarakan Gelar Gerakan Pasar Murah
- 09 Feb 2026 23:14 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan segera mengambil langkah strategis guna mengendalikan harga pangan menjelang Ramadan 2026. Salah satunya dengan melaksanakan program Gerakan Pasar Murah (GPM). Hal tersebut diungkapkan Firman, Staf Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Tarakan dalam Halo RRI Edisi Senin 9 Februari 2026.
Kegiatan GPM ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada 12 Februari 2026 yang berlokasi di wilayah Al Ma'arif. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah tren kenaikan harga beberapa komoditas.
Firman, Staf Dinas Perdagangan Tarakan, menyebutkan bahwa operasi pasar murah merupakan bentuk kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia (BI). "Kami berupaya menekan inflasi melalui program seperti Mini Distributor Center (MDC) dan pasar murah," jelasnya.
Meskipun harga daging sapi dan cabai mengalami kenaikan tipis, kabar baik datang dari sektor sayur-mayur yang justru mengalami penurunan harga. Saat ini, harga wortel dan kentang terpantau turun ke kisaran Rp20.000 hingga Rp22.000 per kilogram.
Selain itu, harga aneka sayuran lokal di pasar tradisional juga cukup murah, dengan rata-rata harga Rp5.000 per ikat. Firman menjelaskan bahwa sayur-sayuran tersebut mayoritas berasal dari pasokan petani lokal di Tarakan.
Pihak dinas menjamin bahwa pasokan bahan pokok secara keseluruhan dalam kondisi aman. Masyarakat diminta tetap tenang dan berbelanja secara bijak sesuai dengan kebutuhan harian.
Dengan adanya Gerakan Pasar Murah ini, diharapkan fluktuasi harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Imlek dapat terkendali dengan baik. Pemerintah berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memastikan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga. (Rst)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....