Inflasi Kalimantan Utara Desember 2025 Capai 0,54 Persen
- 05 Jan 2026 21:57 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara merilis data terbaru mengenai perkembangan indeks harga konsumen di wilayah tersebut. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Utara, Mas’ud Rifai, SST. M.M., memaparkan bahwa pada bulan Desember 2025 terjadi inflasi dibandingkan bulan sebelumnya. Yang disampaikan melalui Cannel Resmi BPS Kaltara Pada Senin (5/1/2026)
Berdasarkan hasil pemantauan, inflasi bulan ke bulan (month-to-month) Provinsi Kalimantan Utara pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,54 persen. Sementara itu, angka inflasi tahun ke tahun (year-on-year) dan inflasi tahun kalender (year-to-date) tercatat sama-sama berada di angka 2,57 persen.
Dalam rincian inflasi berdasarkan kelompok pengeluaran, terdapat beberapa sektor utama yang memberikan andil signifikan terhadap kenaikan harga:
Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau: Mengalami inflasi sebesar 0,90 persen dengan andil inflasi sebesar 0,30 persen.
Kelompok Transportasi: Mencatatkan inflasi sebesar 1,32 persen dengan andil terhadap inflasi umum sebesar 0,15 persen.
Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya: Mengalami inflasi 0,64 persen dengan andil sebesar 0,05 persen.
Secara spesifik, komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi atau memiliki andil kenaikan harga terbesar pada Desember 2025 meliputi:
Angkutan Udara: Memberikan andil inflasi tertinggi sebesar 0,19.
Bawang Merah: Memberikan andil sebesar 0,13.
Cabai Rawit: Memberikan andil sebesar 0,13.
Emas Perhiasan: Memberikan andil sebesar 0,04.
Telur Ayam Ras: Memberikan andil sebesar 0,02.
"Di sisi lain, terdapat beberapa komoditas yang memberikan andil deflasi atau penurunan harga, di antaranya adalah angkutan laut (0,05), ikan bandeng/ikan bolu (0,04), bayam (0,02), dan tomat (0,01)." Jelasnya.
Menurutnya, Data tersebut menunjukkan dinamika harga di akhir tahun 2025 yang dipengaruhi oleh peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat melalui angkutan udara serta fluktuasi harga beberapa bahan pangan pokok di Kalimantan Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....