Warga Kampung Empat Tarakan Resahkan Balap Liar di Malam Hari

  • 27 Jul 2026 10:44 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan – Aksi balap liar kembali marak terjadi di wilayah Kampung 4, khususnya di sepanjang Jalan Sei Sesayap hingga kawasan Islamic Center Tarakan. Aktivitas ilegal yang kerap berlangsung pada malam hingga dini hari ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain serta para pelaku sendiri.

Berdasarkan pantauan dan laporan warga, aksi balap liar biasanya mulai terlihat sejak pukul 23.00 WITA hingga menjelang subuh. Sejumlah pengendara motor dengan knalpot bising memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, bahkan menutup sebagian ruas jalan untuk dijadikan lintasan balap.

Warga setempat mengaku resah dengan kondisi tersebut. Selain mengganggu kenyamanan akibat suara bising, aktivitas ini juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Sudah sering terjadi, hampir tiap malam. Kami takut kalau ada korban, apalagi ini jalan umum yang juga dilalui warga lain,” ujar salah satu warga Kampung Empat, Adrian.

Keluhan serupa juga banyak disampaikan melalui berbagai kanal aduan masyarakat. Warga berharap adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk menertibkan aksi tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi yang membahayakan tersebut. Pihaknya siap mengambil langkah hukum sesuai aturan yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas di Tarakan.

“Balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa, tetapi juga merupakan tindakan berbahaya yang mengancam keselamatan pelaku maupun masyarakat umum. Kami akan menindak tegas setiap pelaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas IPTU Ardi Wisnu Pradana.

Tak hanya melakukan penindakan, personel Satlantas Polres Tarakan juga mengedepankan langkah pembinaan dan edukasi kepada para remaja yang terlibat. Edukasi ini diberikan agar mereka memahami risiko dari aksi tersebut dan tidak mengulanginya di kemudian hari.

Guna mencegah kejadian serupa terulang, Satlantas Polres Tarakan juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan lingkungan. Kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari, di luar jam sekolah, maupun saat momentum jam ibadah.

Sejumlah warga meminta pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan serta melakukan penindakan tegas terhadap pelaku balap liar.

“Kami tidak menolak anak muda berkegiatan, tapi jangan sampai merugikan orang lain. Ini sudah sangat mengganggu dan berbahaya,” tambah warga lainnya.

Jika tidak segera ditangani secara konsisten, aksi balap liar di kawasan ini dikhawatirkan akan terus berulang dan berpotensi menimbulkan korban di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....