Waspada! Predator Anak Intai Korban lewat Game Online
- 05 Jun 2026 19:35 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN - Ruang gerak predator anak kini semakin tak terbatas dan kian berani dalam menjerat korbannya. Tidak hanya mengintai di lingkungan sekolah, para pelaku kini gencar memanfaatkan platform digital seperti game online, media sosial, hingga aplikasi percakapan dalam mendekati anak-anak.
Fenomena mengkhawatirkan ini menuntut kewaspadaan ekstra dari para orang tua dan pihak sekolah. Akademisi Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan (UBT), Dr. (Cand.) Yudha Fernando, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa pola kerja predator anak sangat mirip dengan pemangsa di alam bebas.
Mereka bergerak secara halus dengan memanfaatkan kepolosan targetnya. "Predator itu pandai sekali mendekati korbannya. Mereka bisa kamuflase, bisa memanipulasi, bisa membujuk, merayu hingga akhirnya menerkam mangsanya," ujarnya, belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa ancaman tidak hanya terjadi di ruang digital. Di lingkungan pendidikan, para pelaku kerap memanfaatkan celah dari minimnya pengawasan serta menyalahgunakan kepercayaan penuh yang diberikan orang tua kepada pihak sekolah. Anak-anak yang memiliki sifat mudah percaya menjadi sasaran empuk karena ketidaktahuan.
Sebagai langkah antisipasi, Yudha mengimbau seluruh orang tua untuk tidak lengah dan mulai membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan anak. Menurutnya, pengawasan aktif terhadap aktivitas digital dan kedekatan emosional menjadi benteng utama dalam melindungi anak dari ancaman nyata ini. (setya)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....