Tegas! Oknum Polri yang Bermain di Tambang Ilegal Ditindak tanpa Ampun
- 24 Apr 2026 14:53 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, menegaskan tidak ada toleransi bagi oknum anggota kepolisian yang terlibat dalam praktik tambang ilegal di wilayah Kaltara.
Ia memastikan, setiap personel Polri yang terbukti membekingi atau ikut terlibat akan ditindak tegas, baik secara disiplin, etik, hingga pidana.
Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen institusi dalam membersihkan praktik tambang ilegal, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.
“Tidak ada ruang bagi anggota yang bermain di wilayah ilegal. Jika terbukti, kami tindak tegas tanpa pandang bulu,” tegas Kapolda.
Ia mengakui, dalam penanganan tambang ilegal, tidak hanya pelaku di lapangan yang menjadi sasaran, tetapi juga pihak-pihak yang diduga menjadi beking, termasuk jika berasal dari internal kepolisian.
Untuk itu, pengawasan internal diperketat dan Bidang Propam telah diperintahkan melakukan penelusuran terhadap setiap laporan maupun isu yang beredar.
Kapolda juga merespons isu dugaan adanya setoran dari aktivitas tambang ilegal kepada aparat.
Menurutnya, setiap informasi yang berkembang saat ini sedang didalami secara serius. Jika ditemukan bukti keterlibatan anggota, sanksi tegas akan langsung dijatuhkan sebagai bentuk penegakan hukum dan komitmen bersih-bersih di tubuh Polri.
Di sisi lain, penertiban tambang ilegal tetap berjalan dengan pendekatan bertahap. Sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat telah dilakukan sejak sebelum Ramadan, yang kemudian dilanjutkan dengan tindakan tegas terhadap aktivitas yang masih nekat beroperasi.
Namun Kapolda menekankan, penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan pembenahan sistem, termasuk percepatan legalitas tambang rakyat agar masyarakat tidak terus terjebak dalam praktik ilegal.
“Penindakan tetap jalan, tapi solusi juga harus ada. Yang jelas, bagi oknum, termasuk anggota Polri yang terlibat, akan kami sikat tegas,” pungkasnya. (rln/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....