Kisah Bang Ilham: Bangkit dari Gelap Narkoba Demi Kesempatan Kedua
- 29 Mar 2026 19:15 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Penyesalan memang selalu datang terlambat, namun harapan untuk berubah tidak pernah benar-benar tertutup. Itulah yang dibuktikan oleh Ilham, seorang mantan pengguna narkoba yang kini berani berbagi kisah kelamnya demi menginspirasi generasi muda di Kalimantan Utara agar tidak terjerumus ke lubang yang sama.
Dalam Program Spada Pro 2 RRI Tarakan, Ilham menceritakan Awal mula terjebak dalam lingkaran setan ini terjadi pada tahun 2012 saat ia bekerja di sektor pertambangan. Ia mengaku menggunakan narkoba jenis sabu sebagai "doping" untuk menunjang aktivitas pekerjaan yang berat hingga larut malam, tanpa menyadari dampak jangka panjang yang menghancurkan.
Dampak kesehatan mulai menghantam keras pada tahun 2017 ketika penglihatannya menurun drastis secara tiba-tiba. Hingga saat ini, Ilham hanya mampu melihat dalam jarak terbatas, yakni sekitar 10 hingga 15 meter saja, sebuah konsekuensi fisik yang harus ia tanggung seumur hidup.
Masa-masa tersulit dialaminya saat ia merasa kehilangan segalanya; pekerjaan hilang, keluarga menjauh, hingga sempat terdetik pikiran untuk mengakhiri hidup karena depresi berat. Di tengah keputusasaan tersebut, sosok Ibu menjadi satu-satunya cahaya yang terus memberikan motivasi agar ia mau berhenti.
Titik balik Ilham dimulai saat ia bertekad melawan ketergantungannya secara mandiri sebelum akhirnya bertemu dengan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dari BNN. Ia mengaku sempat merasa "ingin gila" saat mencoba berhenti di bulan pertama, namun tekadnya sudah bulat untuk memutus mata rantai tersebut.
Kini, Ilham telah menjalani hidup bersih selama bertahun-tahun dan bekerja sebagai juru parkir di Tarakan. Meski pendapatannya jauh berbeda dari masa jayanya di tambang, ia mengaku jauh lebih bahagia dan tenang karena merasa diterima kembali oleh masyarakat dan dirangkul oleh keluarga besar BNN.
"Hidup ini terus berjalan, takdir tidak bisa dirubah tapi nasib masih bisa kita perjuangkan," pesan Ilham dengan penuh haru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....