Dugaan Penyimpangan Bank Plat Merah di Tarakan, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

  • 30 Jul 2026 18:20 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan – Dugaan penyimpangan dalam pengelolaan layanan perbankan pada salah satu bank milik negara (bank plat merah) di Kota Tarakan kini menjadi perhatian aparat penegak hukum. Polres Tarakan mengonfirmasi telah menerima laporan terkait kasus tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Reginald Yuniawan Sujono membenarkan adanya laporan yang masuk ke pihak kepolisian. Meski demikian, penyidik masih mendalami berbagai aspek untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.

“Laporannya ada. Masih proses penyelidikan itu, masih kita dalami,” ujar AKP Reginald saat dikonfirmasi.

Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan penyimpangan tersebut berkaitan dengan pengelolaan layanan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Nilai kerugian dalam kasus ini bahkan disebut-sebut mencapai miliaran rupiah.

Namun demikian, pihak kepolisian belum bersedia mengungkap lebih jauh mengenai modus operandi maupun besaran kerugian yang sebenarnya. Hal itu karena proses penyelidikan masih berlangsung dan sejumlah keterangan masih terus dikumpulkan.

Selain itu, beredar pula informasi mengenai adanya seseorang yang diduga telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Menanggapi hal tersebut, AKP Reginald menegaskan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman guna memastikan status serta tingkat keterlibatan pihak-pihak yang disebut dalam perkara tersebut.

“Itu masih kita dalami dulu. Modusnya bagaimana, itu nanti dulu. Masih terlalu dini kalau saya memberikan statement,” katanya.

Hingga saat ini, penyidik masih fokus mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya. Polisi memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik setelah proses penyelidikan menemukan titik terang.

“Nanti kita kasih lagi kalau sudah jelas perkaranya,” pungkas Reginald.

Kasus ini pun menjadi sorotan masyarakat mengingat dugaan kerugian yang disebut bernilai fantastis serta menyangkut layanan perbankan yang digunakan oleh banyak nasabah. Publik kini menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengungkap fakta di balik dugaan penyimpangan tersebut. (CRZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....