Ledakan Awali Kebakaran Ruko di Bunyu, Kerugian Tembus Rp1 Miliar
- 28 Apr 2026 10:30 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Dentuman keras yang terdengar berulang kali mengawali kebakaran hebat yang meluluhlantakkan satu unit rumah toko (ruko) di Jalan Bangsal Tengah RT 04, Desa Bunyu Selatan, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 17.39 Wita.
Dalam waktu singkat, api membesar dan menghanguskan bangunan, dengan kerugian materil ditaksir mencapai Rp1 miliar.
PS Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo, mengungkapkan ruko tersebut milik M. Yusuf Kirman (64), yang difungsikan sebagai tempat tinggal sekaligus usaha perabotan rumah tangga dan toko kelontong.
Berdasarkan keterangan saksi, Nofal (22) kebakaran diduga kuat diawali dari dalam bangunan.
Saksi mengaku mendengar suara ledakan sebelum melihat kobaran api muncul dari area meja kasir.
“Saksi sempat masuk untuk memastikan kondisi, namun terpaksa keluar karena api dengan cepat membesar dan tidak terkendali,” kata Hadi.
Keterangan itu diperkuat saksi lainnya, H. Nanang (42), yang melihat asap hitam pekat disertai tiga kali suara ledakan dari arah ruko sebelum api membesar.
“Ada tiga kali suara ledakan, lalu api langsung membesar,” ujarnya.
Saat kejadian, pemilik ruko tidak berada di lokasi. M. Yusuf Kirman mengaku sedang keluar rumah, dan saat kembali, api sudah membesar serta warga telah berupaya melakukan pemadaman.
Ia sempat hendak masuk untuk mengambil alat pemadam api ringan (APAR), namun dicegah warga karena kondisi dinilai berbahaya.
Besarnya kobaran api diduga dipicu banyaknya barang mudah terbakar di dalam ruko, sehingga api dengan cepat meluas dan menghanguskan seluruh bangunan.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.45 Wita setelah upaya pemadaman intensif selama lebih dari dua jam oleh lima unit mobil pemadam yang dibantu aparat dan masyarakat setempat.
“Hampir dua jam lebih proses pemadaman hingga api benar-benar dapat dikendalikan,” ungkap Hadi.
Petugas Polresta Bulungan turut mengamankan lokasi, membantu proses pemadaman, serta melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap para saksi.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Penyebab kebakaran masih kami dalami. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan,” tegasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena saat kebakaran terjadi, bangunan dalam kondisi kosong.
Petugas juga berhasil mencegah api merambat ke rumah warga di samping lokasi.
“Situasi saat ini aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di bangunan yang menyimpan bahan mudah terbakar,” pungkasnya. (rln/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....