KPK Kembali Gelar ACFFEST, Ajak Sineas Muda Berkarya
- 06 Mei 2026 14:28 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) Movie Day 2026. Kompetisi yang sudah berlangsung selama 12 tahun ini sebagai bagian dari upaya kampanye kreatif dalam menanamkan nilai-nilai integritas kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Penyelenggaraan festival film ini bertujuan mengajak para sineas lokal menyuarakan pesan antikorupsi melalui media audiovisual yang edukatif sekaligus menghibur.
Melalui ACFFEST Movie Day 2026 , KPK berupaya memperluas jangkauan edukasi publik agar lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan. Dalam pembukaannya, pihak KPK menekankan bahwa film merupakan instrumen yang sangat kuat untuk memotret realitas sosial. Termasuk dampak buruk korupsi bagi bangsa.
ACFFEST diharapkan menjadi wadah bagi anak muda untuk berani jujur dan kritis melalui karya seni maupun melalui pemutaran film, diskusi, serta workshop. Festival ini diharapkan mampu menanamkan nilai integritas, kejujuran, dan keberanian melawan praktik korupsi sejak dini.
Setelah menyambangi sejumlah provinsi, termasuk Kalimantan Barat, festival ini kini hadir di Tarakan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini menandai Tarakan sebagai provinsi ke-10 dalam rangkaian roadshow ACFFEST tahun ini.
Pada penyelenggaraan tahun ini, ACFFEST menghadirkan lima jenis kompetisi yang dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga instansi pemerintah.
Salah satu kategori yang dibuka adalah Kompetisi Ide Cerita Pendek untuk kategori umum.
Kompetisi ini memberikan ruang bagi masyarakat luas untuk menuangkan gagasan cerita bertema antikorupsi secara kreatif dan inspiratif, yang nantinya berpotensi dikembangkan menjadi karya film. Selanjutnya, terdapat Kompetisi Regional Barat yang secara khusus menyasar peserta dari wilayah Sumatera dan Kalimantan. Kategori ini dihadirkan untuk mendorong partisipasi sineas lokal sekaligus menggali cerita-cerita kontekstual dari daerah dalam menyuarakan pesan antikorupsi.
ACFFEST juga membuka kompetisi pelajar, yang ditujukan bagi generasi muda di tingkat sekolah. Melalui kategori ini, pelajar diajak untuk lebih peka terhadap isu integritas sejak dini, serta mampu mengekspresikan nilai-nilai kejujuran melalui karya audio visual.
Untuk kalangan instansi pemerintah, KPK menghadirkan Kompetisi Film Vertikal yang diperuntukkan bagi kementerian dan lembaga. Format film vertikal dinilai relevan dengan perkembangan media digital saat ini, sehingga pesan antikorupsi dapat lebih mudah disebarluaskan melalui platform media sosial.
Sementara itu, inovasi terbaru pada tahun ini adalah dibukanya Kompetisi Film Fiksi Pendek yang secara khusus ditujukan bagi mitra kementerian dan lembaga. Kategori ini memberikan kesempatan bagi instansi untuk memproduksi karya film fiksi yang kuat secara narasi. Sekaligus menjadi media kampanye internal maupun eksternal dalam membangun budaya antikorupsi.
"Untuk di Tarakan sendiri kegiatan Movie Day berlangsung selama 3 hari, yaitu di tanggal 6, Lalu ditanggal 9 dan ditanggal 19. Untuk lokasi di Tarakan tepatnya di Cafe 40km di Juata Kerikil lalu yang kedua di tanggal 9 Mei berada di Auditorium SMPN 1 Tarakan dan yang terakhir pada tanggal 19 Mei ada di Aula MTsN Tarakan. Jadi teman teman yang berada di Tarakan ayo gabung, mampir dan ikuti acaranya dan biar tahu gimana sih film ACFFEST itu seperti apa dan nanti bisa nonton sama-sama dan berdiskusi bersama untuk membahas filmnya" kata Aditya dari KPK pada acara Dialog Sore Ceria di PRO 2 RRI Tarakan, (5/5/2026). (Ryan Rizky)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....