Selesaikan Sengketa Aset Tengkayu II, Pemkot Tarakan Audiensi Bareng KPK RI
- 23 Apr 2026 13:52 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., memimpin langsung audiensi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI guna membahas tindak lanjut penyelesaian aset Tengkayu II. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Tarakan pada Selasa (21/4/2026).
Audiensi ini difokuskan pada pemaparan kronologi detail serta penyampaian berbagai masukan terkait permasalahan aset tersebut. Data yang dipaparkan diharapkan menjadi bahan pertimbangan kuat bagi KPK RI dalam merumuskan opsi-opsi penyelesaian yang tepat.
Dalam pernyataannya, Wali Kota Khairul menegaskan bahwa status aset Tengkayu II harus segera mendapatkan kepastian hukum agar tidak menjadi permasalahan yang berlarut-larut di masa depan.
"Permasalahan aset ini harus segera menemukan penyelesaian. Kami berharap kronologi yang telah dipaparkan dapat menjadi dasar bagi KPK dalam memberikan rekomendasi pengambilan keputusan yang akurat," tegas Khairul.
Pemerintah Kota Tarakan saat ini dalam posisi menunggu arahan teknis dan opsi penyelesaian yang tengah digodok oleh lembaga vertikal, yakni Kejaksaan Agung dan KPK RI. Langkah ini diambil guna memastikan penanganan aset dilakukan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
"Kami menunggu opsi-opsi penyelesaian dari Kejaksaan Agung dan KPK guna menentukan langkah terbaik dalam penanganan aset Tengkayu II ini ke depannya," tambahnya.
Rapat koordinasi ini juga menunjukkan sinergi kuat antar-instansi dalam pengamanan aset negara. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is, Kepala Perwakilan BPKP Kalimantan Utara, perwakilan ATR/BPN Kota Tarakan, serta jajaran asisten dan kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Tarakan.
Keterlibatan BPKP dan ATR/BPN mempertegas bahwa aspek pengawasan keuangan dan administrasi pertanahan menjadi poin utama dalam proses validasi aset Tengkayu II sebelum keputusan final diambil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....