Gaktiplin Polda Kaltara Tertibkan Polisi Rambut Panjang
- 26 Jan 2026 17:23 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Polisi berambut panjang dan penampilan kurang rapi ditertibkan dalam Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang digelar Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kaltara di Polresta Bulungan, Senin (26/1/2026).
Bidpropam Polda Kaltara melakukan pemeriksaan sikap tampang terhadap personel Polresta Bulungan sebagai upaya pencegahan pelanggaran disiplin internal di lingkungan Polri.
Rambut panjang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan kedinasan yang mewajibkan setiap anggota Polri menjaga kerapian dan penampilan profesional.
Kepala Bidang Propam Polda Kaltara, Kombes Pol Krishadi Permadi mengaku pihaknya mengambil tindakan tegas yang bersifat pembinaan. “Personel yang ditemukan memiliki rambut panjang dan tidak sesuai ketentuan langsung kami tertibkan dengan pemotongan rambut di lokasi pemeriksaan,” tegasnya.
Selain pemeriksaan sikap tampang, petugas juga melakukan pengecekan kelengkapan administrasi personel. Meliputi kartu identitas, SIM, STNK, hingga kelengkapan kendaraan bermotor roda dua (R2) dan roda empat (R4).
Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan pula beberapa personel yang belum melengkapi administrasi kendaraan maupun identitas diri.
“Untuk personel yang belum melengkapi administrasi, kami perintahkan agar segera melengkapinya sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Kombes Krishadi.
Sebagai bentuk penegakan disiplin, personel yang melanggar juga diberikan tindakan disiplin berupa hukuman fisik ringan, yakni push up sebanyak 50 kali.
Tindakan tersebut diberikan sebagai efek jera agar tidak terulang kembali. Kombes Krishadi mengungkapkan bahwa Operasi Gaktibplin merupakan langkah preventif dan pembinaan untuk menjaga disiplin, profesionalisme, serta citra Polri di tengah masyarakat.
“Penertiban ini bukan untuk menghukum, tetapi sebagai pembinaan agar personel lebih disiplin dan patuh terhadap aturan. Sikap tampang, kerapian, dan ketertiban administrasi merupakan bagian dari citra Polri yang harus selalu dijaga,” tuturnya. (Ramlan)