Ini Asupan yang Dianjurkan bagi Pelari Pemula
- 30 Sep 2026 21:08 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Dilansir dari Alodokter, bagi pelari pemula, rasa lelah di tengah jalan kerap datang lebih cepat dari perkiraan. Salah satu penyebabnya adalah cadangan energi yang tidak cukup.
Saat berlari, tubuh memakai energi yang tersimpan sekaligus energi dari makanan. Jika hanya mengandalkan cadangan di dalam tubuh, seseorang bisa lebih cepat kehabisan tenaga. Karena itu, memilih makanan yang tepat sebelum berlari sama pentingnya dengan latihan itu sendiri.
Karbohidrat Jadi Bahan Bakar Utama
Makanan pendukung lari umumnya kaya karbohidrat, sebab zat ini menaikkan kadar gula darah yang menjadi sumber energi utama saat berolahraga. Meski begitu, tubuh juga butuh protein dan lemak untuk membantu memperbaiki serta membentuk otot, sekaligus sebagai cadangan energi. Sejumlah zat gizi mikro, seperti kalsium, zat besi, dan vitamin D, turut berperan agar lari lebih maksimal.
Pilihan Makanan yang Bisa Dicoba
• Pisang. Tinggi karbohidrat dan mudah dicerna sehingga kecil kemungkinan memicu kram atau diare. Satu buah cukup untuk lari kurang dari satu jam. Untuk lari yang lebih lama, misalnya 90 menit keatas, smoothie pisang dan susu bisa menjadi pilihan karena karbohidratnya lebih banyak.
• Kentang. Mudah dicerna dan menambah cadangan energi yang tahan lama. Paling pas dikonsumsi satu hingga dua hari sebelum lari, terutama untuk setengah maraton yang memakan waktu lebih dari dua jam.
• Roti. Bisa disantap sebelum lari jarak jauh. Roti panggang dengan isian telur orak-arik juga menambah asupan protein dan lemak, tetapi tetap ramah di perut.
• Oatmeal. Tinggi karbohidrat namun rendah lemak, serat, dan protein. Cocok dikonsumsi beberapa jam sebelum lari jarak menengah hingga jauh.
• Sereal gandum. Terutama bila ditambah susu segar, kombinasi ini mengandung karbohidrat, protein, dan kalsium. Cocok untuk lari cepat atau jarak pendek.
Perhatikan Jeda Waktunya
Jenis makanan sebaiknya disesuaikan dengan intensitas lari dan jarak waktu sebelum mulai berlari. Untuk makan berat, beri jeda dua hingga empat jam sebelum lari. Untuk camilan ringan, cukup 30 menit hingga satu jam sebelumnya.
Bila tetap mengalami kelelahan, pusing, atau mual setelah berlari meski asupan sudah dijaga, sebaiknya konsultasikan ke dokter. (Kartini)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....