Mengenal Ultra Maraton, Lari Ekstrem dengan Jarak Panjang

  • 29 Jun 2026 14:36 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Tren olahraga lari terus mengalami perkembangan pesat. Jika jarak maraton standar sepanjang 42,195 kilometer sudah dianggap sebagai pencapaian tertinggi, kini mulai banyak pelari tertantang menjajal batas kemampuannya melalui ajang ultra marathon.

Secara definisi, ultra maraton adalah segala jenis perlombaan lari resmi menempuh jarak lebih jauh dari maraton konvensional. Kompetisi ini umumnya dimulai dari jarak paling pendek 50 kilometer, 100 kilometer, bahkan hingga ratusan mil.

Selain adu cepat berdasarkan jarak tetap, kompetisi ultra maraton juga kerap menggunakan format batas waktu tetap. Dalam format ini, para pelari ditantang untuk menempuh jarak sejauh-jauhnya dalam kurun waktu tertentu, mulai dari 6 jam, 12 jam, hingga 24 jam penuh tanpa henti.

Berbeda dengan lari maraton biasa yang umumnya digelar di jalan raya beraspal (road race), mayoritas ajang ultra maraton dilaksanakan di medan alam bebas atau dikenal dengan istilah trail running. Jalur yang dilewati mencakup pegunungan, hutan, hingga kawasan dengan perubahan cuaca ekstrem, yang menuntut kesiapan fisik dan mental jauh lebih matang.

Menariknya, para pegiat lari ultra menyebut bahwa kunci utama untuk memenangkan perlombaan bukan sekadar kecepatan, melainkan strategi manajemen tubuh. Kombinasi antara berlari, berjalan cepat saat menanjak (power hiking), serta pengaturan nutrisi yang ketat di setiap pos logistik (aid station) menjadi penentu utama agar pelari dapat mencapai garis finis dengan selamat. (Bayu)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....