KORMI Bulungan Gas Pol Konsolidasi: Bidik Porda, Siapkan Event Besar hingga Rekor Da
- 06 Apr 2026 19:58 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Tak sekadar temu kangen pasca-Lebaran, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bulungan langsung tancap gas.
Lewat agenda halalbihalal, organisasi ini menegaskan arah baru, konsolidasi total dan percepatan program strategis 2026.
Pertemuan tersebut menjadi titik awal penajaman langkah, bukan lagi sekadar wacana. Seluruh pengurus dikumpulkan untuk memastikan program yang dijalankan tidak sporadis, melainkan terukur dan berdampak.
Ketua KORMI Bulungan, Adymas Putro Utomo, menegaskan forum ini adalah “start awal” menyusun peta besar organisasi.
“Ini bukan hanya halalbihalal. Kami langsung masuk pra-rapat kerja untuk mengunci arah program, memetakan potensi, sekaligus menilai kekuatan yang kita miliki,” tegasnya.
Sejumlah agenda krusial langsung dibedah, mulai dari persiapan Pekan Olahraga Daerah (Porda) di Nunukan hingga strategi kolaborasi lintas sektor.
KORMI juga tak ingin sekadar jadi pelengkap, melainkan motor penggerak olahraga masyarakat berbasis potensi lokal.
Ambisi besar pun dipatok, mewujudkan masyarakat Bulungan yang bugar dan bahagia pada 2030. Namun, visi ini tak dibiarkan mengambang.
KORMI memastikan setiap program harus jelas arah dan kontribusinya—apakah mendorong sektor olahraga, ekonomi, pariwisata, atau budaya.
“Semua program harus punya orientasi. Tidak bisa lagi asal jalan. Harus jelas ini menguatkan sektor apa, baru kita eksekusi,” ujar Adymas.
Dalam strategi tersebut, KORMI membagi fokus pengembangan ke beberapa klaster, mulai dari olahraga tradisional dan budaya, olahraga kebugaran, hingga olahraga petualangan.
Salah satu yang kembali didorong adalah balap perahu, cabang yang sebelumnya viral dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Tak tanggung-tanggung, balap perahu dirancang naik kelas menjadi event besar yang terintegrasi dengan Festival Sungai Kayan.
Bahkan, KORMI membuka peluang mencetak rekor di sejumlah cabang seperti sumpit dan dayung.
“Balap perahu ini punya daya tarik kuat. Kita dorong jadi event besar, bahkan kita jajaki pemecahan rekor. Ini bukan hanya olahraga, tapi juga potensi wisata dan budaya,” katanya.
KORMI menargetkan seluruh desain program dan kesiapan teknis rampung paling lambat Juni 2026. Target ini dipasang agar pelaksanaan kegiatan di lapangan tidak lagi setengah matang.
Sementara itu, terkait Porda, KORMI Bulungan masih menunggu kepastian cabang olahraga dari tingkat provinsi.
Meski demikian, mereka mulai bersiap lebih awal dengan memetakan potensi atlet dan penggiat yang dimiliki.
“Kami ingin cabang yang kuat di Bulungan bisa masuk. Itu penting untuk membuka peluang prestasi,” ujarnya.
Dengan perkiraan Porda digelar Oktober 2026, berdekatan dengan HUT Kabupaten Bulungan, KORMI kini dihadapkan pada tantangan pembagian fokus.
Namun satu hal yang jelas, mereka tak ingin sekadar ikut serta, melainkan tampil sebagai kekuatan utama. (rln/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....