Soleram Lagu Sarat Pendidikan Untuk Anak

  • 28 Agt 2024 13:19 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Lagu Soleram adalah lagu khas Riau, dinyanyikan orang tua dahulu sebagai lagu pengantar anak-anak tidur. Lagu yang menceritakan tentang cinta dan persahabatan.
Lirik lagunya pendek sehingga mudah diingat tersusun seperti pantun. Iramanya pelan dan damai, membuat yang mendengarnya merasa nyaman serta bisa tertidur dengan cepat.
Soleram adalah lagu yang mengandung nilai-nilai luhur dan indah.
Salah satu penggalan liriknya,
"Soleram-soleram, Soleram anak yang manis... Anak manis janganlah dicium sayang... Kalau dicium merahlah pipinya."
Penggalan lirik ini mengisyaratkan untuk menjaga harga diri, menjaga kehormatan, dan mempertahankan malu sebagai budaya. Lirik ini juga bentuk antisipasi agar muda-mudi tidak terjerumus ke dalam dunia yang menghalalkan segala perbuatan tercela dan merusak pikiran generasi muda.
Penggalan lain lirik dari lagu Soleram yang berbunyi,
"Satu dua tiga dan empat... Lima enam tujuh delapan... Kalau tuan dapat kawan baru, sayang... Kawan lama dilupakan jangan..."
Penggalan lirik ini bermakna mendidik untuk senantiasa menyambung tali persaudaraan dan menghindari perpecahan. Setelahnya, lagu soleram ditutup dengan pesan agar melestarikan budaya yang mencerminkan identitas bangsanya.

Pencipta Lagu Soleram
Lagu Soleram diciptakan oleh Muhammad Arief, seorang seniman asal Banyuwangi. Ia lahir pada tahun 1905 dan dia berasal dari keluarga santri. Beliau adalah seorang petani dan seniman angklung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....