Seringai Bakar Semangat Penonton lewat Mosh Pit

  • 30 Jun 2026 16:18 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Jakarta- Penampilan Seringai di Localfest Jakarta 2026 tidak hanya menghadirkan musik rock yang keras dan bertenaga, tetapi juga memunculkan suasana yang sulit dilepaskan, mosh pit.

Area Panggung None di Stadion Baseball Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, berubah menjadi ruang ekspresi bagi para penggemar yang sudah lama menantikan aksi band tersebut.

Moshpit di konser Seringai dikenal sebagai salah satu yang paling liar dan penuh energi di Indonesia, digerakkan oleh basis penggemar mereka yang disebut Serigala Militia. Arena ini identik dengan aksi crowd surfing, bernyanyi bersama, dan pembentukan lingkaran circle pit yang masif.

Meski sempat melewati masa hiatus, energi Seringai di atas panggung tetap terasa kuat. Begitu Arian dan kawan-kawan mulai tampil, penonton langsung merespons dengan antusias. Area depan panggung semakin padat oleh penggemar yang bersiap menikmati musik dengan cara paling khas dalam kultur rock.

Dentuman drum, distorsi gitar, dan vokal yang lantang menjadi pemantik suasana. Tidak lama setelah musik dimulai, penonton mulai bergerak, melompat, dan saling mendorong dalam lingkaran mosh pit yang terbentuk secara spontan.

Bagi sebagian orang, moshing atau yang terlihat kegiatan saling menabrak dan mendorong mungkin terlihat keras. Namun bagi para pencinta rock, aktivitas ini menjadi bentuk luapan energi sekaligus cara merayakan musik bersama. Di tengah kerumunan, penonton tampak tetap saling menjaga agar suasana tetap aman dan terkendali.

Mosh pit yang terlihat malam itu menjadi salah satu gambaran bagaimana Seringai masih memiliki hubungan yang kuat dengan basis pendengarnya. Lagu-lagu yang dibawakan tidak hanya dinikmati melalui suara, tetapi juga dirasakan lewat gerak tubuh dan kebersamaan di antara penonton.

Kehadiran mosh pit di penampilan Seringai membuat Localfest Jakarta 2026 terasa semakin berwarna. Di antara berbagai genre musik yang hadir, Seringai membawa pengalaman konser rock yang intens, jujur, dan penuh semangat, sekaligus mengingatkan bahwa panggung musik juga bisa menjadi ruang ekspresi yang bebas namun tetap bertanggung jawab. (Desita)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....