Spielberg Ingatkan AI Hanya Pembantu, Bukan Pengganti Manusia

  • 30 Mei 2026 14:49 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Gelombang penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) di industri sinema global terus memicu perdebatan panas. Kali ini, giliran sutradara legendaris Steven Spielberg yang kembali angkat bicara dan menyuarakan kekhawatiran mendalamnya terhadap masa depan dunia perfilman jika terlalu bergantung pada teknologi tersebut.

Sutradara di balik mahakarya ikonik seperti Jaws (1975) dan Jurassic Park (1993) ini menegaskan posisi seniman yang tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin.

Menurutnya, proses kreatif dalam melahirkan sebuah film sejatinya lahir dari emosi, pengalaman, dan jiwa manusia sesuatu yang sama sekali tidak dimiliki oleh algoritma komputer.

Spielberg menjelaskan bahwa dirinya tidak sepenuhnya anti terhadap kemajuan teknologi. Ia masih bisa memaklumi dan menerima kehadiran AI jika fungsinya murni dibatasi sebagai alat bantu teknis di balik layar.

Namun, batasan tegas harus dibuat ketika AI mulai menyentuh ranah inti dari pembuatan film, seperti menulis skenario, mengarahkan akting, atau menentukan rasa (feel) dari sebuah adegan.

Bagi Spielberg, membiarkan AI mengambil alih keputusan kreatif sama saja dengan merampas esensi dari seni bercerita itu sendiri. Sikap tegas sineas peraih piala Oscar ini menjadi pengingat penting bagi Hollywood dan industri film dunia yang saat ini tengah kepincut dengan efisiensi biaya berkat AI.

Pernyataan Spielberg seolah menegaskan kembali bahwa secanggih apa pun teknologi berkembang, sentuhan manusia akan selalu menjadi roda penggerak utama dalam melahirkan karya-karya sinematik yang abadi. (Kartini)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....