“Bisikan Desa Gringsing” Debut di Cannes

  • 23 Mei 2026 09:21 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Industri perfilman Indonesia kembali mencatat langkah besar di kancah internasional. Rumah produksi Mandela Pictures bersama OMG Studios resmi memperkenalkan first look film horor terbaru mereka berjudul Bisikan Desa Gringsing atau Whispers of Fatimah dalam ajang Marché du Film Cannes, salah satu pasar film terbesar dan paling bergengsi di dunia.

Film ini disutradarai oleh Ivander Tedjasukmana dan menjadi proyek istimewa karena menandai kolaborasi internasional antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Kehadiran proyek lintas negara ini menjadi bukti bahwa industri film Asia Tenggara semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar global.

Dari sisi pemain, Bisikan Desa Gringsing menghadirkan deretan nama besar seperti Aghniny Haque, Surya Saputra, Kiki Narendra, Fatma Faisal, hingga Hesti Putri. Kombinasi para pemain ini semakin menambah antusiasme publik terhadap film tersebut.

Menariknya, Bisikan Desa Gringsing juga mencetak sejarah sebagai salah satu film horor Indonesia pertama yang memanfaatkan teknologi Virtual Production. Dalam proses produksinya, tim menggunakan LED Volumetric Stage, teknologi canggih yang memungkinkan penciptaan latar digital secara real-time, di Iskandar Malaysia Studios. Teknologi ini sebelumnya lebih banyak digunakan dalam produksi film-film internasional berskala besar, sehingga penggunaannya di film Indonesia menjadi sebuah terobosan baru.

Dengan perpaduan cerita horor, kolaborasi internasional, dan inovasi teknologi modern, Bisikan Desa Gringsing diprediksi menjadi salah satu film Indonesia yang patut dinantikan, sekaligus membuka jalan baru bagi perfilman nasional untuk tampil lebih kompetitif di panggung dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....