Reuni yang Menghangatkan: Parade Hujan Resmi Rilis "Cahaya".
- 30 Apr 2026 17:37 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Industri musik Tanah Air kembali diramaikan oleh kembalinya kuartet legendaris yang kini bernaung di bawah nama Parade Hujan. Sebagai penanda babak baru perjalanan mereka, grup yang beranggotakan Is Pusakata, Comi Aziz Kariko, Ivan Penwyn, dan Alejandro Saksakame ini resmi meluncurkan single terbaru bertajuk "Cahaya".
Lagu ini bukan sekadar karya musik biasa, melainkan sebuah pernyataan puitis tentang harapan dan penyembuhan setelah masa-masa sulit. Setelah sempat berjalan di jalur masing-masing selama beberapa tahun, "Cahaya" menjadi bukti bahwa chemistry antara Is dan rekan-rekan lamanya tidak memudar. Dalam lagu ini, pendengar kembali disuguhkan dengan aransemen yang menjadi ciri khas mereka: perpaduan apik antara folk, jazz, dan pop akustik.
Petikan gitar akustik yang syahdu berpadu sempurna dengan dentuman kontrabas yang hangat, menciptakan ruang dengar yang luas dan kontemplatif. Kehadiran instrumen tiup dalam aransemennya menambah kesan megah namun tetap terasa intim, sebuah kualitas yang selama ini dirindukan oleh para penggemar setia mereka sejak era Payung Teduh.
Secara naratif, "Cahaya" mengisahkan tentang titik balik seseorang dalam menemukan kedamaian. Is Pusakata, selaku penulis lirik, kembali menggunakan metafora alam yang kuat untuk menggambarkan proses penemuan diri.
Sejak perilisannya, "Cahaya" mendapatkan sambutan hangat di berbagai platform streaming digital. Banyak pendengar menyebut lagu ini sebagai "obat rindu" dan penghantar meditasi yang sempurna di kala senja maupun fajar.
Bagi Parade Hujan, lagu ini adalah fondasi bagi karya-karya selanjutnya. "Cahaya" seolah menjadi simbol bahwa persimpangan jalan yang pernah mereka lalui kini telah bertemu kembali di satu titik terang yang sama.
Dengan narasi yang kuat dan musikalitas yang matang, Parade Hujan melalui "Cahaya" berhasil membuktikan bahwa mereka belum kehilangan taji dalam meramu musik yang mampu menyentuh relung hati terdalam para pendengarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....