GANGGA: Cinta dari Sisi Gelap

  • 19 Nov 2025 06:28 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Setelah "Blue Jeans" dan "Whiskey Bottle", GANGGA melempar perspektif berbeda soal cinta lewat "SHE". Bukan lagi soal kehilangan atau kepahitan, tapi tentang keberanian mencintai bagian terburuk seseorang bekas luka, batasan, dan misteri yang justru membuatnya utuh.

Diproduksi kilat bersama Rendy Pandugo dengan bantuan Ray Shabir, single ini terasa personal namun universal. GANGGA menulis sendiri hampir semua liriknya, menciptakan indie alternatif yang hangat tapi melankolis cocok untuk malam-malam introspektif di mobil atau kamar. Visi yang sejalan sejak awal membuat prosesnya mengalir natural, tanpa basa-basi.

Yang menarik dari artwork-nya: perempuan di sana bukan objek romantis klise. Ia simbol kekuatan yang terbentuk dari luka masa lalu independen, penuh cerita, sekaligus misterius. GANGGA mengagumi proses itu, bukan hanya hasilnya. Ini bukan lagu tentang menyelamatkan seseorang, tapi menghormati perjalanan hidupnya.

"SHE" dirilis 14 November sebagai pembuka era baru GANGGA sebelum karya-karya 2026. Sambil menerima plakat Platinum untuk "Blue Jeans" (6x Platinum), ia membuktikan bahwa evolusi musiknya bukan sekadar ganti genre tapi kedalaman sudut pandang.(Nur Halimah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....