Fakta Menarik Asal usul Doraemon
- 21 Okt 2024 15:55 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Doraemon si robot kucing lucu dan menggemaskan ini sudah menemani anak-anak lintas generasi hampir setengah abad.Robot kucing yang aslinya takut dengan tikus ini menjadi favorit anak-anak di seluruh dunia karena tingkahnya yang lucu dan kantong ajaib yang bisa mengeluarkan beragam peralatan ajaib. Kartun Doraemon sendiri mengisahkan kehidupan sehari-sehari seorang anak laki-laki bernama Nobita dan robot kucingnya Doraemon. Adalah Fujiko F. Fujio pengarang manga dan anime populer tersebut. Komiknya pun bahkan menjadi salah satu komik terlaris di dunia yang terjual lebih dari 100 juta kopi.
Namun, masih banyak yang penasaran sebenarnya seperti apa asal-usul Doraemon .Bagi anda yang mengaku penggemar berat Doraemon apa kah anda tahu seperti apa sejarah robot kucing menggemaskan yang senantiasa menemani Nobita?Yuk,cari tahu seperti apa sejarah dari karakter komik karya Fujiko F.Fujio ini yang kami rangkum dari berbagai sumber.
Lahir Di Abad Ke 22
Doraemon adalah robot kucing yang berasal dari abad ke-22 tepatnya pada 3 September 2112. Sama seperti robot pada umumnya, ia diciptakan oleh sebuah pabrik dalam jumlah banyak dan akan dipasarkan secara luas. Dia bahkan memiliki kode produksinya sendiri yaitu MS-903, dengan bentuk dan warna kuning lengkap dengan telinga yang sama dengan robot lainnya.Masih penasaran kan mengapa Doraemon yang sekarang adalah robot kucing berwarna biru tanpa telinga?
Robot Gagal Produksi
Dikisahkan Doraemon dibuat di dalam pabrik bersama robot-robot yang lain dengan kode produksi MS-903. Bentuknya bulat berwarna kuning dengan fisik menyerupai kucing. Tinggi dan lebar Doraemon 129,3 cm dan punya berat badan 129,3 kg.
Dia pada awalnya diciptakan sebagai robot pengasuh untuk bayi dan anak-anak. Namun, saat penciptaannya tiba-tiba saja dia tersambar petir dan kehilangan sebuah sekrup. Itu sebabnya dia suka asal ambil alat-alat di kantongnya dan menghambur-hamburkannya saat panik.
Selain itu, karena tersambar petir, beberapa komponen dirinya enggak berfungsi. Contohnya seperti telinga dengan kepekaan 20 kali lipat dari manusia, kumis untuk mendeteksi benda jauh, dan kalung lonceng untuk memanggil teman yang lain.
Dikirim Ke Sekolah Khusus
Doraemontidak bisa mengimbangi kucing-kucing pengasuh yang lain,lalu dia dikirim ke sekolah khusus bersama robot-robot lain. Di sana dia bertemu dengan teman-teman doranya, seperti Dora-the-Kid, Wang Dora, Dora-med III, Dora-nicov, El Matadora, dan Dora-rinho.
Meski punya banyak teman yang rela menolongnya, Doraemon tetap merasa tidak berguna sampai ia lulus sekolah. Saat hari kelulusan tiba, sekolah mengadakan acara lelang robot. Nyaris tidak ada yang mau mengadopsi Doraemon . Beruntung, ada seorang bayi yang suka dengan Doraemon dan tidak sengaja menekan tombol lelang, tanpa sepengetahuan orangtuanya. Dari situ lah diketahui bahwa ternyata bayi itu adalah Sewashi, cicit dari Nobita.
Robot Yang Bernasib Malang
Disini lah tragedi penyebab mushophobia Doraemon terjadi, saat telinganya digigit oleh robot tikus yang membuatnya membenci tikus dan menangis karena telinganya hilang. Bermaksud menghibur kakaknya yang sedih dan terus-menerus menangis, Dorami memberikan ramuan kebahagiaan namun sialnya malah ramuan kesedihan yang diminum.
Doraemon pun tak bisa berhenti menangis selama berhari-hari yang mengakibatkan warna tubuhnya yang semula berwarna kuning cerah berubah menjadi biru. Bukan hanya telinga dan warnanya yang berubah, suara Doraemon pun menjadi serak sejak saat itu.
Datang Pada Abad Ke 20
Di abak ke-22 diceritakan bahwa Sewashi dan keluarganya hidup miskin dan menanggung banyak hutang. Semua itu tak lain disebabkan oleh perbuatan kakek buyutnya, Nobita. Sewashi berinisiatif mengirimkan Doraemon ke abad 20 untuk membantu Nobita dan memperbaiki kehidupan keturunan keluarga Nobi.
Menggunakan mesin waktu bersama Sewashi, keduanya menemui Nobita yang masih duduk dibangku sekolah dasar. Pertemuan pertama mereka memang kurang mulus, Doraemon yang tida-tiba keluar dari laci meja belajar Nobita langsung memakan semua camilan Nobita dan pergi kembali ke dalam laci.
Nobita terkejut dan berteriak, hingga kedua orang tuanya menghampiri dan mendengarkan cerita Nobita. Keduanya malah menganggap Nobita memiliki imajinasi yang tinggi. Beberapa menit kemudian Doraemon datang kembali, kali ini ia ditemani Sewashi.
Pertemuan Dengan Doraemon
‘Doraemon’ memiliki arti ‘kucing liar jantan’. Pertemuan pertama Doraemon dan Nobita tentu saja amat mengejutkan, bagaimana robot itu keluar dari laci meja belajar membuat Nobita kebingungan. Untungnya Sewashi datang mengantar Doraemon berkenalan dengan Nobita dan menjelaskan maksud kedatangan keduanya itu.
Dari situlah keduanya berteman dan tak terpisahkan, Doraemon selalu ada membantu Nobita saat ia tengah kesusahan. Tentu saja dengan bantuan kantung ajaib miliknya. Pernah terpikirkan ada berapa banyak alat ajaib milik Doraemon di kantungnya? Jawabannya ada hampir 4500 alat ajaib lho., termasuk mesin waktu, pinu ajaib, dan baling-baling bambu.
Setelah Doraemon diserahkan pada Nobita, keluarga Sewashi mengambil Dorami sebagai penggantinya. Dorami pun disebut sebagai adik dari Doraemon karena diciptakan dari tabung yang sama dengan umur terpaut 2 tahun.
Beberapa komponen yang tidak berfungsi pada Doraemon antara lain kepekaan telinga 20 kali lipat dari manusia, kumis sebagai pendeteksi jarak jauh, dan juga lonceng miliknya yang berfungsi memanggil teman lainnya. Bicara soal kantung ajaib, Doraemon memiliki satu cadangan kantung ajaib lho.
Ia biasa menggunakannya ketika kantung utamanya hilang, uniknya kedua kantung ajaib itu saling terhubung melalui ruang didalamnya.
Nah,menarik ya cerita dibalik kartun Doraemon.Kita bisa tonton anime hingga film atau baca manga juga jika ingin mengetahui bagaimana gambaran visualnya.Dijamin tidak kalah seru dari petualangannya bersama Nobita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....