Hutan Adat, Tanah Harapan dari Kalimantan Utara

  • 10 Jan 2024 21:46 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Desa Wisata Setulang telah sangat dikenal sebagai salah satu destinasi wisata. Banyak wisatawan yang berkunjung untuk melakukan penelitian tentang hutan adat Setulang yang dikenal dengan Tane’ Olen. Setulang adalah sebuah contoh di mana harmoni alam yang eksotis berpadu dengan kekayaan budaya yang bernilai tinggi dan secara turun temurun diwariskan ke tiap generasi.

Desa Wisata Setulang sendiri terletak di Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Secara umum, letak geografis Desa Wisata Setulang dikelilingi hutan tropis khas Pulau Borneo. Beberapa sungai besar dan kecil juga mengalir di dekat desa, seperti Sungai Malinau. Jumlah penduduk sebanyak 230 kepala keluarga dengan luas desa 11.300 hektar. Sebelah timur berbatasan dengan Desa Tanjung Lapang, sebelah barat berdekatan dengan Desa Paking. Sedangkan di sebelah utara berada Desa Sentaban dan Desa Setarap di wilayah selatan.

Akses menuju Desa Setulang terbilang jauh dan mahal. Jalur yang termudah adalah lewat Kota Tarakan yang berada di Pulau Tarakan, Kalimantan Utara. Dari kota ini, wisatawan melanjutkan perjalanannya menuju Malinau lewat jalur udara atau menumpang speedboat. Transportasi melalui pesawat memakan waktu selama 30 menit saja. Kemudian disambung dengan jalur darat menuju Desa Setulang dengan menumpang kendaraan roda dua atau roda. Jarak antara kota Malinau menuju lokasi adalah 32 kilometer empat dengan lama perjalanan satu jam.

Pengembangan Desa Wisata Setulang, memberikan dampak positif bagi warga, dimana sejumlah warga desa memiliki kemampuan untuk memandu wisatawan. Tersedia juga home stay atau penginapan sejumlah 15 rumah yang mampu menampung sekitar 50 tamu. Aliran listrik juga sudah tersedia di sekitar rumah penduduk desa, hanya saja hingga saat ini sinyal telepon seluler apalagi jaringan internet masih belum dapat ditangkap di Desa Setulang.

Semoga melalui tulisan ini, Desa Setulang akan semakin dikenal sebagai desa wisata yang tidak kalah menariknya dari desa wisata lainnya yang ada di bumi nusantara tercinta ini. Desa Setulang adalah salah satu dari 4 desa wisata yang ada di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Desa yang masuk ke dalam Kecamatan Malinau Selatan Hilir ini, telah diresmikan menjadi kawasan tujuan wisata Kabupaten Malinau yang bernama Desa Wisata Setulang pada tanggal 28 Oktober 2013.

Uniknya, Desa Setulang adalah desa yang memiliki budaya khas yang masih dilestarikan budaya adat Dayak Kenyah Oma Lung. Warga desa masih mempertahankan bahasa, hukum adat, budaya dalam kehidupan sehari-harinya. Selain itu, warga desa dengan hukum-hukum adatnya masih mempertahankan budaya dalam melindungi hutan dan alam sekitar. Salah satu tujuan mempertahankan budaya masyarakat adat Dayak Kenyah Oma Lung adalah untuk kebutuhan cadangan kehidupan masyarakat lokal. Selain sebagai desa wisata, ada juga objek wisata alam di sekitar Desa Setulang seperti Hutan Desa yang dikenal dengan nama Tana’ Ulen. Ada juga air terjun serta masih ditemukan pohon besar dengan ukuran lingkar batang 9,27 meter.

Untuk menuju ke lokasi itu dapat ditempuh selama 4 jam berjalan kaki menyusuri lebatnya hutan. Selain menyajikan wisata alam, masyarakat adat Desa Wisata Setulang masih mempertahankan seni dan budaya khas Dayak Kenyah Oma Lung. Hutan Adat, Tanah Harapan. Hutan telah menyediakan segalanya, kearifan lokal adalah kunci masyarakat Dayak Kenyah uma' Lung menjaga ketergantungan masyarakat dengan alam. Hutan itu adalah hidup. Hutan menyediakan segalanya untuk masyarakat. (Script by Mitchelle Sahambe / ADR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....