Disperindagkop KTT Monitoring HET Gas LPG di Pasaran
- 24 Sep 2025 19:25 WIB
- Tarakan
KBRN, Kaltara : Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Tana Tidung (KTT) kembali melakukan monitoring penjualan gas LPG 3 Kg di lapangan, Selasa (23/09/2025).
Monitoring dilakukan karena adanya keluhan warga Kecamatan Tana Lia bahwa gas LPG 3 Kg kini dijual jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Bahkan, informasinya mencapai Rp 100 ribu per tabung.
Kepala Disperindagkop UKM Tana Tidung, Hardani Yusri mengatakan dari hasil pengecekan, LPG yang dijual dengan harga tinggi tersebut bukan berasal dari jalur distribusi resmi.
“Gas LPG 3 kg yang dijual dengan harga di atas ketentuan itu bukan dari jalur distribusi resmi, melainkan berasal dari luar daerah. Jadi kondisi harga yang tidak sesuai ini tidak mencerminkan distribusi maupun kebijakan harga LPG subsidi di wilayah Tana Tidung,” ujarnya.
Ia menegaskan distribusi LPG subsidi di Tana Tidung harus berjalan sesuai ketentuan. Untuk wilayah Tana Tidung, distribusi resmi LPG 3 kg dilakukan oleh PT Puja Nabila yang berpusat di Tideng Pale Kabupaten Tana Tidung.
“HET LPG 3 Kg itu Rp 33 ribu per tabung, bukan sampai Rp 100 ribu. Jadi masyarakat jangan khawatir, karena distribusi resmi tetap berjalan sesuai harga yang ditetapkan,” bebernya.
Disperindagkop UKM Tana Tidung pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli LPG. Terutama memastikan membeli tabung yang memiliki stiker resmi.
“Kami minta masyarakat membeli LPG 3 kg yang ada stikernya agar mendapatkan harga sesuai HET. Kalau menemukan ada yang menjual jauh di atas harga, segera laporkan ke dinas terkait,” tutur Hardani Yusri.
Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan aparat dalam memastikan distribusi LPG subsidi tetap lancar dan tepat sasaran.
“Ke depan, kami akan terus memantau agar harga LPG 3 kg di Tana Tidung sesuai dengan ketentuan. Kami berharap masyarakat di Kecamatan Tana Lia khususnya tidak ragu melapor jika menemukan pelanggaran,” harapnya. (Sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....