Beternak Madu, Kadang Tak Semanis Madu

  • 20 Jan 2025 20:10 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: Beternak lebah madu tak selamanya semanis produk madu yang dihasilkan, bahkan bila tidak berhati-hati akan mengancam jiwa, seperti yang dialami Sudarjat seorang peternak lebah madu saat memanen madu di daerah Persemaian, Kota Tarakan saat itu ia dan rekannya sedang memanen madu tiba-tiba diserang oleh ratusan lebah.

Pengalaman Sudrajat ini ia ungkap dalam program Mozaik Indonesia RRI Tarakan hari Selasa (7/01/2025) jam 16.00 – 16.45 wita.

Dari pengalaman tersebut Sudarjat lebih aman untuk beternak lebah madu tanpa sengat (stingless bees) jenis trigona itama dan trigona biroi, khusus trigona biroi ia datangkan dari sulawesi.

Dalam Program Mozaik yang dipandu Presenter Jubaidah tersebut ada fakta menarik yang Sudarjat ungkap tentang sengat lebah yang bermanfaat dalam dunia medis, berdasarkan pengalaman empiris rekannya di Bandung, Jawa Barat sengat lebah dapat dimanfaatkan untuk mematikan sel-sel kanker payudara.

Keterbatasan lahan hutan merupakan Kendala yang ia hadapi dalam pengembangan lebah madu di Tarakan, karena hutan merupakan vegetasi pakan lebah yang sangat mempengaruhi hasil produksi madu.

Untuk saat ini Sudarjat membudidayakan lebah madu di Jalan Sesanip depan STM Tarakan.

Selain beternak lebah madu untuk menambah pengetahuan dan berbagi ilmu dengan sesama peternak madu Sudarjat mengikuti organisasi yang bernama Inspirator lebah madu indonesia yang berpusat di Bandung, Jawa Barat dan Sudarjat menjadi ketua untuk regional Provinsi Kalimantan Utara.

Saksikan selengkapnya wawancara Sudarjat dalam Mozaik Indonesia di laman youtube RRI Tarakan official:

https://www.youtube.com/watch?v=TY5L_VCPXic&t=171s

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....