Peluang Bisnis Mobil Mainan di Taman Berkampung Tarakan

  • 29 Apr 2026 13:19 WIB
  •  Tarakan

rri.co.id, Tarakan - Taman Berkampung kini menjadi pusat rekreasi keluarga yang sangat populer bagi masyarakat di Kota Tarakan. Kehadiran taman ini membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil yang mencari peruntungan di sana. Salah satu bisnis yang menonjol adalah penyewaan mobil mainan atau mobil hias yang kian diminati pengunjung.

Setya, seorang pengusaha lokal, telah merintis bisnis penyewaan mobil mainan ini sejak tahun 2019 lalu. Meski sempat terdampak pandemi Covid-19, usahanya tetap bertahan dan kini terus berkembang pesat seiring waktu. Ketekunannya membuahkan hasil manis dengan bertambahnya jumlah armada yang ia kelola saat ini.

Awalnya, Setya hanya memiliki satu unit mobil mainan untuk disewakan kepada anak-anak yang datang berkunjung. Melalui sistem pengelolaan keuangan yang disiplin, ia memutar kembali keuntungan untuk menambah unit baru secara bertahap. Kini, ia telah mengoperasikan sekitar 22 hingga 24 unit mobil mainan di taman tersebut.

Operasional bisnis ini dimulai setiap hari sejak pukul 15.30 WITA untuk proses persiapan seluruh armada di lapangan. Pada hari biasa, penyewaan dibuka hingga pukul 22.00 malam bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana taman. Namun saat akhir pekan, waktu operasional diperpanjang hingga tengah malam karena keramaian pengunjung.

Omzet yang didapatkan dari bisnis ini cukup menggiurkan, terutama saat memasuki akhir pekan atau hari libur. Pada hari biasa, Setya bisa melayani sekitar 20 orang pelanggan dengan pendapatan mencapai satu juta rupiah. Sementara saat akhir pekan, jumlah penyewa meningkat tajam hingga lebih dari 50 orang per hari.

Pelanggan yang datang tidak hanya berasal dari warga lokal Tarakan, tetapi juga dari luar daerah. Wisatawan dari Malinau, KTP, hingga pelancong asal Malaysia pernah mencoba keseruan menaiki mobil mainan tersebut. Bisnis ini terbukti mampu menarik minat lintas usia, mulai dari anak-anak hingga kalangan dewasa.

Momentum paling puncak biasanya terjadi pada malam pergantian tahun di mana Taman Berkampung sangat padat pengunjung. Setya mengungkapkan bahwa pendapatan saat malam tahun baru bisa melonjak sangat drastis dibandingkan hari-hari biasanya. Harapannya, potensi wisata daerah di Tarakan terus tumbuh agar usaha kecil sepertinya semakin maju. (ADR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....