Formula Buddha Atasi Krisis Pinjaman Daring
- 11 Jul 2026 20:31 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Maraknya fenomena pinjaman daring yang menjerat masyarakat modern mendapat sorotan dalam siaran Mimbar Agama Buddha di RRI Pro 1 Tarakan. Siaran yang dipandu oleh Aditya Dhammajaya, S.Ag tersebut mengupas tuntas bagaimana ajaran kuno tetap adaptif menjawab tantangan finansial masa kini.
Kemudahan akses teknologi saat ini diakui membuat aktivitas meminjam uang menjadi sangat instan, namun berisiko tinggi jika tanpa kendali diri. Banyak individu terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang dipicu oleh paparan media sosial, sehingga rela berhutang di luar batas kemampuan finansialnya.
Penyuluh Agama Buddha Kota Tarakan tersebut menegaskan bahwa manajemen keuangan yang sehat sebenarnya sudah diajarkan oleh Sang Buddha sejak ribuan tahun lalu. Salah satu teks suci, Sigalovada Sutta, secara eksplisit mengatur persentase alokasi kekayaan, termasuk pentingnya menyimpan cadangan modal.
Dalam ulasannya mengenai pengelolaan pengeluaran, Aditya mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip hidup seimbang agar terhindar dari perilaku gali lubang tutup lubang. "Banyak orang terjerat hutang bukan karena penghasilannya kecil, melainkan karena tidak memiliki kebiasaan menyisihkan sebagian penghasilannya," tegas Aditya di depan mikrofon.
Ia menambahkan bahwa dalam pandangan Dhamma, nilai kekayaan seseorang tidak diukur dari apa yang tampak secara fisik, melainkan dari kedamaian batin. Seseorang yang hidup sederhana namun terbebas dari tanggungan cicilan dinilai jauh lebih kaya dibandingkan mereka yang hidup mewah dari hasil hutang.
Langkah praktis yang ditawarkan dalam siaran tersebut meliputi pencatatan keuangan yang disiplin, keterbukaan komunikasi antaranggota keluarga, hingga keberanian melunasi kewajiban secara bertahap. Penataan finansial yang transparan di dalam keluarga dianggap mampu meredam konflik domestik yang dipicu oleh masalah ekonomi.
Siaran ditutup dengan pesan agar masyarakat modern mulai melatih santutthi, yaitu rasa cukup terhadap apa yang dimiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....