Raih Laba Bersih Rp 15,2 Miliar, Setor Dividen Rp 8 Miliar

  • 04 Apr 2025 07:44 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: Perumda Tirta Alam Tarakan kembali akan menyetorkan dividen ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan di tahun ini sebesar Rp 8 miliar. Ini setelah kinerja keuangan perusahaan milik Pemkot Tarakan itu kembali membukukukan hasil positif untuk kinerja tahun 2024.

Berdasarkan hasil audit sementara Kantor Akuntan Publik, Perumda Tirta Alam Tarakan meraup laba bersih Rp 15,2 miliar.

Karena itu, Perumda Tirta Alam Tarakan harus menunaikan komitmennya menyetor dividen ke Pemkot Tarakan minimal 55 persen kepada Pemkot Tarakan.

"Jadi rencana kita akan menyetor deviden itu jika dari laba bersih tahun 2024 sebesar Rp 15,2 miliar, nanti kalau kita mau setor deviden itu sekitar Rp 8 miliar lebih kalau dari laba bersih. Kalau laba kotor Rp 39 miliar. Minimal kita menyetor deviden sekitar Rp 8 miliar lebih," ujar Direktur Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, Senin (24/3/2025).

Menurutnya, Perumda Tirta Alam Tarakan sebenarnya meraih pendapatan tahun 2024 mencapai Rp 104 miliar. Sedangkan biaya operasional hanya Rp 60an miliar. Sehingga terdapat surplus Rp 39 miliar.

Setelah dipotong penyusutan dan pajak, diperoleh laba bersih Rp 15,2 miliar. Pihaknya sudah berkonsultasi dengan Kantor Akuntan Publik, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Kaltara serta BPKAD Tarakan yang menyarankan agar nilai dividen diambil dari laba bersih.

Iwan Setiawan mengakui nilai dividen yang akan disetor ini turun dibandingkan deviden yang disetor tahun 2024 mencapai Rp 12 miliar.

Namun ia tetap bahagia karena Perumda Tirta Alam Tarakan masih bisa menyetor dividen ke Pemkot Tarakan.

Iwan Setiawan menjadwalkan ceremony penyetoran dividen ke Pemkot Tarakan dijadwalkan pada bulan ini. Pihaknya kini menunggu rilis hasil audit dari Kantor Akuntan Publik.

Dengan akan disetornya deviden nanti, maka Perumda Tirta Alam Tarakan bakal berturut-turut menyumbang dividen ke Pemkot Tarakan sejak tahun 2020 dengan total di dividen mencapai Rp 39 miliar. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....