Komoditas Minyak Sawit Jadi Andalan Ekspor Di Kaltara
- 10 Feb 2025 10:23 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Tiga komoditas yaitu produk perikanan dan produk kehutanan dan batu bara atau mineral dan Crude Palm Oil (CPO) merupakan komoditas yang terbesar di ekspor dari Kaltara ke luar beberapa negara. Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Tarakan, Andy Irwanto mengatakan, sejauh ini pihaknya mendapati bahwa ketiga komoditas tersebut merupakan komoditas terbesar yang dilayani pihaknya untuk di ekspor ke luar negeri.
"Kalau batu bara selain dari Kaltara, kita juga melayani ekspor batu bara yang ada di Kabupaten Berau," katanya.
Ditambahkan Andy, untuk batu bara biasanya diekspor ke Malaysia dan beberapa negeri lain. Kemudian untuk produk perikanan yang sering diekspor yaitu ikan, kepiting dan udang. "Ada juga produk kehutanan itu berupa kayu olahan," sebutnya.
Dari beberapa komoditas yang diekspor ke luar negeri, hanya ada beberapa komoditas yang membayar bea keluar. Seperti kayu olahan dan CPO. Namun untuk komoditas batu bara saat ini tidak kenakan bea keluar. Sama halnya dengan produk perikanan, saat ini tidak ada bea keluar.
"Meski demikian untuk perizinannya itu harus ada izin dari karantina. Produk perikanan ini harus mencantumkan izin dari karantina," imbuhnya.
Diakui Andy, untuk hasil perikanan Kaltara memang terus dilirik oleh beberapa negara untuk di ekspor. Kemudian komoditas kayu olahan di dua pabrik pengolahan kayu yakni PT Intraca dan PT Idec.
Sejauh ini pihaknya sendiri terus mengupayakan produk dari UMKM di Kaltara agar dapat ekspor ke luar negeri. Diakui Andy, pada 2024 pihaknya telah melakukan asistensi terhadap beberapa UMKM yang diproyeksikan ekspor hasil produknya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....