Pertamina Tindaklanjuti Temuan Perbedaan Nopol Truk di SPBU Bulungan
- 30 Sep 2026 10:48 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menindaklanjuti temuan perbedaan nomor polisi pada sebuah armada truk yang melakukan pengisian BBM di SPBU 64.772.01 Kabupaten Bulungan. Langkah tegas tersebut diambil setelah beredarnya informasi terkait adanya ketidaksesuaian data kendaraan saat melakukan pengisian bahan bakar minyak di area SPBU tersebut.
Guna menelusuri kejadian itu secara mendalam, pihak Pertamina langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV), dokumentasi kendaraan, hingga data transaksi.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan hasil temuan sementara dari proses investigasi internal yang dilakukan.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa plat nomor polisi yang terlihat menempel pada fisik kendaraan berbeda dengan nomor yang tercatat dalam sistem data transaksi SPBU.
Selain perbedaan nomor, Pertamina juga menemukan adanya indikasi kuat bahwa nomor polisi kendaraan sengaja dilapisi atau dimanipulasi saat berada di area SPBU.
Atas pelanggaran tersebut, Pertamina Patra Niaga langsung mengambil tindakan disiplin keras terhadap pihak operator SPBU yang terbukti terlibat dalam praktik kecurangan tersebut.
“Temuan ini kami tangani dengan serius. Pertamina saat ini sudah melakukan pemutusan hubungan kerja kepada operator yang terbukti melakukan pelanggaran,” tegas Edi Mangun.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil verifikasi dan aturan yang berlaku, nomor polisi yang tercantum pada kendaraan bermotor tersebut saat ini telah resmi dihapus dari sistem.
Pertamina terus melanjutkan penelusuran terhadap seluruh histori transaksi serta menginstruksikan pengelola SPBU untuk memastikan pengisian dilayani sesuai identitas resmi kendaraan.
Apabila dalam proses pemeriksaan lanjutan kembali ditemukan indikasi pelanggaran lainnya, Pertamina tidak ragu untuk menjatuhkan sanksi tegas serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut serta melakukan pengawasan terhadap ketepatan penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran kepada konsumen yang berhak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....