Pengguna QRIS di Kaltara Capai 131 Ribu, Transaksi Naik 408 Persen
- 13 Mei 2026 06:10 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Penggunaan pembayaran digital di Kalimantan Utara (Kaltara) terus meningkat.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat jumlah pengguna QRISmencapai 131.000 orang pada akhir 2025, tumbuh 8,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka tersebut setara 25 persen dari estimasi penduduk usia produktif Kaltara yang berjumlah sekitar 392.000 jiwa. Artinya, satu dari empat warga usia produktif di Kaltara sudah menggunakan QRIS.
"Kalau kita lihat di sini di posisi terakhir di akhir 2025 sudah ada 131.000 pengguna QRIS di Kalimantan Utara, tumbuh 8,1% dibandingkan 2024," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik.
"131.000 itu kita bandingkan dengan target masyarakat yang berusia produktif, berarti asumsinya adalah dibayangan kami berusia lebih dari 17 tahun keatas. Kalau kita coba dekati, estimasi penduduk Kaltara berusia produktif berjumlah kurang lebih 392 ribu jiwa. Artinya tingkat penetrasi QRIS terhadap penduduk usia produktif 25%," sambung Hasiando.
Menurutnya, peluang masih terbuka lebar untuk terus menambah jumlah pengguna QRIS. Walaupun relatif tersebar, namun dengan strategi khusus di beberapa kabupaten atau kota yang penduduknya relatif cukup banyak, bisa dijadikan sasaran agar mereka memiliki literasi digital menggunakan QRIS.
Sementara itu, jumlah merchant QRIS juga terus meningkat menjadi 112 ribu merchant pada akhir 2025 atau tumbuh 18 persen dari tahun 2024.
Demikian juga volume transaksi yang melonjak hingga 408 persen dari tahun 2024 menjadi 21,5 juta transaksi, dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,4 triliun.
Pihak Bank Indonesia menilai literasi digital dan perluasan penggunaan QRIS perlu terus didorong. Di antaranya menjadikan sebagai alternatif pembayaran transaksi harian hingga pembelian tiket transportasi.
Tujuannya agar masyarakat semakin terbiasa dengan pembayaran nontunai, meski pembayaran tunai tetap tersedia sebagai alternatif. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....