Manfaatkan Lahan Sempit, Hasilkan Cuan lewat Bisnis Bonsai

  • 28 Apr 2026 07:17 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kegiatan bertani saat ini tidak lagi identik dengan kepemilikan lahan yang luas. Masyarakat kini dapat memanfaatkan pekarangan atau halaman rumah terbatas untuk membudidayakan tanaman bonsai yang memiliki nilai ekonomis tinggi hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Salah satu pelaku usaha yang berhasil menekuni bidang ini adalah Heri Setiawan, pengurus Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Tarakan. Ia membuktikan bahwa hobi yang ditekuni dengan serius di lahan sempit mampu memberikan keuntungan finansial yang sangat menjanjikan bagi pelakunya.

Heri mengungkapkan bahwa dirinya mulai aktif menggeluti dunia bonsai sejak tahun 2019, tepatnya saat masa pandemi COVID-19 melanda. Ketekunannya dalam merawat tanaman hias tersebut terus berlanjut hingga kini dan telah bertransformasi menjadi sumber penghasilan tambahan yang cukup lumayan.

Terkait potensi pasar, Heri menceritakan pengalamannya dalam menjual koleksi tanaman bonsai miliknya dengan harga yang cukup bervariasi.

Ia menyebutkan pernah menjual satu buah pohon bonsai pada kisaran harga Rp3-Rp5 juta, sebuah angka yang fantastis untuk satu komoditas tanaman.

Jenis tanaman yang umum dijadikan bonsai oleh para pengrajin di Tarakan meliputi santigi, sancang, hingga pohon serut. Produk-produk karya pengrajin lokal ini bahkan sudah merambah pasar nasional dengan pengiriman rutin ke berbagai wilayah di luar Kalimantan, khususnya Jawa dan Bali.

Meski terlihat sederhana, proses pembuatan bonsai diakui memiliki tingkat kesulitan tersendiri karena memerlukan kesabaran dalam membentuk akar dan dahan. Menurutnya, membuat bonsai adalah seni menyatukan berbagai elemen pohon dari bonggol hingga menjadi satu kesatuan estetika yang utuh dan bernilai seni tinggi.

Bagi masyarakat yang tertarik memulai usaha ini, Heri menyarankan untuk bergabung dengan komunitas PPBI Cabang Tarakan guna mendapatkan bimbingan teknis. Belajar langsung dari para senior dianggap sangat penting agar pemula dapat memahami detail perawatan maupun pembentukan tanaman bonsai secara mandiri. (ADR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....