Update Harga Pangan Tarakan: Daging Turun, Cabai Melandai

  • 23 Feb 2026 09:31 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan – Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan merilis laporan terbaru mengenai perkembangan harga barang pokok di pasar pantauan. Berdasarkan data per Senin, 23 Februari 2026, sejumlah komoditas strategis menunjukkan tren yang menggembirakan bagi konsumen, terutama pada sektor daging dan cabai yang mengalami penurunan harga cukup signifikan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Tarakan, Jumanto menjelaskan dalam data yang disampaikan kepada RRI Tarakan, Kabar baik datang dari sektor protein hewani, di mana harga Daging Sapi Segar mengalami penurunan sebesar Rp 10.000. Jika sebelumnya dibanderol Rp 170.000 per kilogram, hari ini masyarakat bisa membelinya di harga Rp 160.000 per kilogram. Penurunan ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat terhadap konsumsi daging berkualitas di wilayah Bumi Paguntaka.

Sementara itu, fluktuasi tajam justru terjadi di sektor hortikultura, khususnya cabai. Cabai Rawit Hijau mencatatkan penurunan harga paling drastis sebesar 16,67%, turun dari Rp 120.000 menjadi Rp 100.000 per kilogram. Tak hanya rawit hijau, Cabai Keriting juga mengalami koreksi harga ke angka Rp 45.000 per kilogram, atau turun sebesar Rp 5.000 dibandingkan harga sebelumnya.

"Tidak semua jenis cabai mengalami penurunan. Data menunjukkan adanya anomali pada Cabai Tiung Kapal yang justru melonjak naik sekitar 14,29%. Harga komoditas ini naik dari Rp 70.000 menjadi Rp 80.000 per kilogram. Perbedaan tren harga antar jenis cabai ini disinyalir dipengaruhi oleh ketersediaan stok di tingkat distributor dan pasokan dari luar daerah," Ungkap Jumanto.

Di sisi lain, sektor sayur-mayur menunjukkan dinamika yang beragam. Harga Kol terpantau turun dari Rp 14.000 menjadi Rp 12.000 per kilogram. Sebaliknya, harga Tomat justru merangkak naik tipis ke angka Rp 15.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 14.000. Untuk sayuran hijau seperti kangkung, bayam, dan sawi, harganya masih sangat stabil di kisaran Rp 5.000 hingga Rp 8.000 per ikat.

Untuk sektor perikanan, masyarakat Tarakan bisa sedikit bernapas lega karena harga mayoritas ikan segar terpantau stabil tanpa perubahan. Ikan Bandeng tetap konsisten di harga Rp 25.000 per kilogram, sementara ikan Layang dan Tongkol dibanderol di harga Rp 30.000 per kilogram. Komoditas laut lainnya seperti udang ukuran sedang juga bertahan di angka Rp 50.000 per kilogram.

Jumanto menegaskan bahwa pemantauan harga ini akan terus dilakukan secara rutin untuk memastikan stabilitas ekonomi daerah. Meski beberapa harga komoditas turun, pemerintah tetap mengimbau para pedagang untuk tidak melakukan spekulasi harga yang dapat memberatkan konsumen di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Rekomendasi Berita