Jurnalis Tarakan Sukses Bangun Bisnis Matcha Kekinian
- 22 Feb 2026 19:34 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Dunia jurnalistik dan dunia usaha ternyata bisa berjalan beriringan di tangan Agus Zakaria. Pria yang akrab disapa Kak Agus ini kini tengah mencuri perhatian publik Tarakan melalui bisnis minuman matcha yang sedang tren.
Di tengah kesibukannya mengejar berita, ia membuktikan bahwa profesi jurnalis bukan hambatan untuk mengekspresikan jiwa dagang yang sudah tertanam sejak kecil.
Agus mengaku bahwa keputusannya terjun ke bisnis F&B (Food and Beverage) didorong oleh tantangan ekonomi yang semakin sulit. Baginya, bekerja sebagai jurnalis adalah pengabdian, namun berdagang adalah tujuan hidup jangka panjang. Bisnis matcha yang ia beri nama "Macha Kyoto" ini merupakan langkah awal dari impian besarnya menjadi seorang pengusaha sukses.
"Pemilihan matcha sebagai produk utama bukanlah tanpa alasan yang kuat. saya melihat pasar kopi di Tarakan sudah sangat jenuh, dengan kedai kopi yang muncul hampir setiap 30 meter. sehingga memilih celah pasar yang masih terbuka lebar dengan menyasar generasi Z dan Alpha yang sangat menggandrungi rasa matcha."ungkap Agus dalam Program Kapa (Karya Paguntaka Pro 2 RRI Tarakan dengan Tema dari Haus Jadi Peluang : Matcha Teman Berbuka).
Sebagai pemula di dunia bisnis, Agus menghadapi tantangan yang tidak mudah, mulai dari pengelolaan keuangan hingga operasional. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam mencatat pemasukan dan pengeluaran sekecil apa pun. Baginya, kebocoran keuangan adalah musuh utama yang bisa membuat pengusaha pemula mengalami kerugian besar.
Filosofi bisnis yang dipegang Agus sangat mendalam, yakni konsistensi di atas segalanya. Ia percaya bahwa tahun pertama usaha adalah masa "babak belur" yang wajar dan harus dinikmati prosesnya. Menurutnya, kemenangan seorang pengusaha tidak diukur dari seberapa hebat idenya, melainkan seberapa kuat ia mampu bertahan di masa sulit.
Untuk menjaga kualitas, Agus menggunakan sistem franchise yang resepnya telah teruji, namun tetap ia sesuaikan dengan lidah warga lokal. Ia sering melakukan survei kecil-kecilan kepada pelanggan untuk menentukan standar rasa yang konsisten. Hal ini dilakukan agar produknya tetap relevan dan diminati oleh berbagai kalangan usia.
Kini, gerai "Macha Kyoto" miliknya yang berlokasi di Jalan Bhayangkara (dekat Jalan Aki Balak) terus berkembang. Agus berharap usahanya tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi bisa tumbuh menjadi bisnis yang berkelanjutan. Ia mengajak anak muda lainnya untuk tidak takut keluar dari zona nyaman dan berani memulai usaha sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....