Karantina Kolaborasi Pelindo Perkuat Ekspor Produk Unggulan Kaltara

  • 03 Feb 2026 14:24 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan: Karantina Kalimantan Utara (Kaltara) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Tarakan menyelaraskan prosedur pemeriksaan dan sertifikasi komoditas ekspor untuk menjaga standar mutu dan kepatuhan terhadap persyaratan negara tujuan, Senin 2 Februari 2026.

Kepala Karantina Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud mengungkapkan koordinasi ini menjadi bagian dari program akselerasi ekspor produk unggulan Kaltara. 

“Ini bertujuan memperkuat layanan karantina sekaligus memfasilitasi ekspor langsung dari wilayah Kalimantan Utara tanpa melalui daerah atau provinsi lain,” ujar Ichi dalam keterangan tertulisnya, Selasa 3 Februari 2026.

Skema ekspor langsung diyakini dapat menekan biaya logistik, mempercepat waktu pengiriman, dan mengurangi biaya administrasi tambahan, sehingga pelaku usaha memperoleh harga produk yang lebih kompetitif di pasar internasional. 

“Program ekspor langsung ini penting untuk memastikan produk unggulan Kaltara sampai ke pasar internasional dengan efisien dan tetap terjaga kualitasnya,” tutur Ichi. 

Koordinasi juga mencakup penyelarasan alur layanan pemeriksaan, pengawasan, dan sertifikasi di kawasan pelabuhan agar prosedur ekspor dapat berjalan efektif dan sesuai standar negara tujuan. 

Penekanan diberikan pada kepastian standar dan mutu produk yang dikirim, sekaligus menjaga kelancaran arus barang. 

Ichi menekankan, penerapan standar kesehatan, keamanan, dan mutu menjadi bagian utama dari strategi mendukung keberlanjutan ekspor daerah. 

Karantina memastikan setiap komoditas yang dikirim telah melalui pemeriksaan dan pengawasan sesuai regulasi yang berlaku. 

“Setiap komoditas yang diekspor harus memenuhi persyaratan kesehatan, keamanan, dan mutu sesuai ketentuan negara tujuan. Proses pemeriksaan karantina dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar tersebut,” tegas Ichi. 

Selain itu, Karantina memberikan pendampingan teknis kepada pelaku usaha agar produk siap ekspor. Pendekatan berbasis risiko diterapkan untuk menjaga efektivitas pengawasan sekaligus kelancaran arus barang. 

Koordinasi dengan Pelindo Tarakan juga memastikan kesiapan fasilitas dan alur layanan di pelabuhan berjalan optimal. 

“Pendampingan teknis ini membantu pelaku usaha memahami persyaratan negara tujuan, sehingga kesalahan administrasi atau kualitas dapat diminimalkan,” tambah Ichi. 

Ichi menambahkan, kepastian layanan dan jaminan mutu memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas ekspor. 

Hal ini juga membantu produk unggulan Kalimantan Utara diterima di pasar internasional dan mendorong pelaku usaha memperluas pangsa pasar. 

“Jaminan mutu melalui layanan karantina menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses ekspor, sehingga produk yang dikirim dari Kalimantan Utara dapat diterima dan bersaing di pasar internasional,” tegasnya. 

Ichi menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan pemangku kepentingan lain untuk menjaga konsistensi layanan dan kesiapan prosedur ekspor. 

Pendekatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan peluang ekspor, sekaligus mendorong pertumbuhan volume dan nilai ekspor daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....