Maskapai Tetap Bersaing Sehat, Tarif Sesuaikan Aturan

  • 13 Agt 2025 12:25 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: AirAsia akan meramaikan bisnis penerbangan di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) mulai Oktober 2025. Diharapkan persaingan antar maskapai tetap sehat.

Harapan itu disampaikan Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud usai menerima audiensi manajemen AirAsia di Kantor Wali Kota Tarakan, Selasa (12/8/2025).

Menurutnya, hadirnya AirAsia akan memberikan banyak alternatif bagi masyarakat untuk bepergian ke berbagai destinasi di daerah lain dengan pesawat udara.

Kondisi ini akan berdampak positif terhadap tarif tiket pesawat yang diyakini lebih kompetitif sehingga mudah dijangkau masyarakat.

Namun, ia juga mengharapkan maskapai dapat bersaing secara sehat dalam menentukan tarif pesawat dengan tetap berpatokan pada aturan yang ada.

"Dengan adanya pilihan-pilihan tadi pasti akan ada juga penyesuaian-penyesuaian. Misalnya harga-harga karena ada persaingan. Kita berharap persaingan itu seha, jangan melewati batas-batas yang ditentukan oleh peraturan maupun perundang-undangan. Kan ada harga tertinggi, harga terendah. Kita berharap itu ditaati," harap Ibnu Saud saat diwawancarai awak media.

Ia menambahkan, hadirnya AirAsia akan membantu pertumbuhan ekonomi. Karena akan semakin banyak orang yang berkunjung ke Kaltara.

"Ini juga akan membantu kita untuk lebih memungkinkan mencapai pertumbuhan yang kita harapkan. Karena bagaimana mungkin kita bisa tumbuh lebih cepat kalau dawrah kita aksesnya terbatas. Dengan terbukanya akses ini orang juga banyak yang datang dengan harga terjangkau," ungkap Ibnu Saud.

Menanggapi kemungkinan dibukanya lagi penerbangan internasional seiring ditetapkannya kembali Bandara Juwata Tarakan menjadi bandara internasional, Ibnu Saud menilai peluang itu tetap ada.

Namun yang terpenting ada dulu permintaannya. Karena maskapai tidak mungkin membuka rute baru apabila tidak ada permintaan.

Dengan akan hadirnya AirAsia diharapkan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kaltara sehingga menarik minat orang datang ke Kaltara. Kondisi ini akan membuka peluang maskapai membuka rute luar negeri. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....