Belajar dari Kisah Sukses Pengusaha Bubur Ayam Jakarta

  • 22 Jan 2025 13:47 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Membuka usaha bubur ayam bisa menjadi pilihan yang menguntungkan, mengingat bubur ayam menjadi salah satu makanan yang sangat digemari di Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh Suyatun, yang sukses membangun usaha bubur ayam Jakartanya di Kota Tarakan.

Dalam kesempatan Dialog Mozaik Indonesia edisi selasa (21/1), Suyatun membeberkan kisahnya dalam merintis usaha bubur ayamnya di Tarakan. Termasuk langkah yang sudah beliau tempuh saat terjun ke bisnis kuliner.

“Kalau itu sih, sebagian cari di Youtube. Karena memang saya bukan orang Jakarta, saya itu asli Tarakan dan bapak ibu orang Jawa. Cuma, karena mungkin saya masih ada basicnya apa ya, senang masak nah, jadi suami juga senang gitu kan, jadi coba-cobalah,” tuturnya ketika ditanya perihal resep bubur ayam Jakarta.

Langkah ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam menentukan konsep dan menu untuk melihat referensi dalam dunia kuliner, termasuk inovasi pada bubur ayam Jakarta. Melalui video tutorial atau review dari berbagai kreator di youtube, kita bisa mendapatkan ide-ide segar seperti yang sudah dilakukan oleh Suyatun. Kita juga bisa mengetahui varian topping yang sedang populer, serta cara penyajian yang dapat meningkatkan daya tarik menu bisnis kuliner kita.

Selain pemanfaatan teknologi, survei pasar juga tidak kalah penting. Dalam meracik bubur ayam Jakarta, Suyatun memodifikasi topping tertentu agar sesuai dengan karakteristik target pasar bisnis kulinernya.

“Kalau di Jakarta itu kan dia pakai apa namanya itu, cakwe. Cuma di sini gak pakai cakwe, jadi saya bilang Karena lidahnya orang sini gak terlalu suka yang manis-manis, ya kan. Apalagi namanya bubur dikasih kue itu kan rasanya aneh. Mending saya pakai pangsit aja deh begitu. Jadi punya ciri khas sendiri,” imbuh Suyatun.

Survei pasar dan pemanfaatan teknologi memainkan peran penting dalam kesuksesan usaha kuliner, termasuk usaha bubur ayam Jakarta. Dengan melakukan survei pasar secara daring melalui platform seperti media sosial, Google Trends, atau YouTube, kita bisa mendapatkan wawasan berharga mengenai tren makanan terbaru, preferensi pelanggan, dan cara-cara inovatif dalam menyajikan bubur ayam.

Dengan memanfaatkan teknologi secara optimal, usaha bubur ayam kita dapat lebih mudah beradaptasi dengan perubahan pasar, meningkatkan daya saing, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....