Dua Titik Panas Kategori Sedang Terpantau di Bulungan

  • 06 Okt 2026 17:33 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data pemantauan sebaran titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Selasa (6/10/2026). Berdasarkan pemantauan sejak pukul 00.00 hingga 15.00 WIB, BMKG mendeteksi sebanyak dua titik panas yang tersebar di wilayah Kaltara.

Berdasarkan publikasi resmi BMKG Stasiun Meteorologi Tarakan, kedua titik panas tersebut terdeteksi di wilayah Kabupaten Bulungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh titik panas di Kabupaten Bulungan masuk dalam kategori tingkat kepercayaan sedang.

Sementara itu, untuk empat kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kalimantan Utara, yakni Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Tana Tidung, BMKG tidak menemukan adanya indikasi titik panas. Rincian jumlah hotspot pada keempat wilayah tersebut tercatat nihil, baik untuk tingkat kepercayaan rendah, sedang, maupun tinggi.

Secara keseluruhan, jumlah sebaran hotspot di Provinsi Kalimantan Utara pada periode pemantauan ini tercatat sebanyak dua titik. Seluruh titik tersebut berada pada tingkat kepercayaan sedang, sementara angka untuk tingkat kepercayaan rendah dan tinggi masing-masing tercatat nol.

BMKG menjelaskan bahwa pemantauan dan deteksi hotspot ini dilakukan memanfaatkan sensor VIIRS dan MODIS yang terpasang pada satelit polar, mencakup satelit NOAA20, S-NPP, TERRA, dan AQUA. Satelit-satelit tersebut mendeteksi anomali suhu panas pada permukaan bumi dibandingkan dengan area di sekitarnya guna memberikan gambaran awal lokasi yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan.

Observasi satelit tersebut berlangsung rutin pada siang dan malam hari untuk setiap satelit. Meskipun demikian, BMKG memberikan catatan bahwa pada wilayah yang tertutup awan tebal atau berada dalam area blank zone, titik panas (hotspot) yang ada di lokasi tersebut tidak dapat terdeteksi oleh sensor satelit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....