Jumlah Hotspot di Kaltara Menurun, Titik Panas Kategori Tinggi Terpantau Nihil
- 08 Sep 2026 09:49 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 39 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Utara pada Minggu (6/9/2026).
Data tersebut tercantum dalam peta Sebaran Titik Panas Kaltara yang diterbitkan BMKG dengan periode pengamatan pada 6 September 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.
Berdasarkan data BMKG, sebanyak 37 titik panas memiliki tingkat kepercayaan sedang, sedangkan dua titik panas lainnya memiliki tingkat kepercayaan rendah. Tidak terdapat titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi yang terdeteksi pada periode tersebut.
Kabupaten Bulungan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak. BMKG mencatat terdapat 38 titik panas di wilayah tersebut, terdiri dari dua titik dengan tingkat kepercayaan rendah dan 36 titik dengan tingkat kepercayaan sedang.
Sementara itu, Kabupaten Nunukan tercatat memiliki satu titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang. Adapun wilayah Kota Tarakan, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Tana Tidung tidak terdeteksi memiliki titik panas pada periode pengamatan tersebut.
Secara keseluruhan, peta sebaran BMKG menunjukkan titik-titik panas terkonsentrasi di sejumlah wilayah Kalimantan Utara, terutama di Kabupaten Bulungan. Titik panas tersebut ditampilkan dalam peta berdasarkan hasil pengamatan satelit.
BMKG menjelaskan, deteksi hotspot dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada sejumlah satelit polar, yakni NOAA20, S-NPP, Terra, dan Aqua. Sistem tersebut mendeteksi anomali suhu pada suatu wilayah dibandingkan dengan kondisi di sekitarnya.
Pengamatan dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit. Hasil deteksi kemudian digunakan untuk memberikan gambaran mengenai lokasi wilayah yang mengalami anomali panas yang dapat berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan.
Namun, BMKG juga menyebutkan bahwa titik panas tidak dapat terdeteksi pada wilayah yang tertutup awan atau berada dalam blank zone. Kondisi tersebut dapat memengaruhi hasil pemantauan sebaran hotspot melalui satelit.
Dengan demikian, berdasarkan pemantauan BMKG pada 6 September 2026, terdapat 39 titik panas di Kalimantan Utara, dengan rincian 38 titik di Bulungan dan satu titik di Nunukan. Dari jumlah tersebut, 37 titik memiliki tingkat kepercayaan sedang dan dua titik memiliki tingkat kepercayaan rendah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....